Image
Politik

Syarief Abdullah Alkadrie Tinjau Program Padat Karya di KKR

Syarief Abdullah Alkadrie meninjau program padat karya Kementerian Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang diperjuangkannya di pusat, Minggu (25/10/2020). Foto: Istimewa

– Anggota DPR RI Dapil Kalimantan Barat, H Syarief Abdullah Alkadrie SH MH, memanfaatkan waktu liburnya untuk meninjau secara langsung program padat karya Kementerian Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang diperjuangkannya di pusat.

Peninjauan ini dilakukan politisi dari Fraksi Partai NasDem itu usai membuka Turnamen Badminton se Kalbar yang digelar di GOR Hanura Jaya, Minggu (25/10/2020).

Peninjauan Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) yang berlokasi di Parit Baru, Kabupaten Kubu Raya ini, dalam pelaksanaan pengerjaannya sudah mencapai lima puluh persen, yang menurut masyarakat setempat, baru pertama kalinya mendapatkan program tersebut.

“Saya bersyukur paling tidak sudah mengatasi kesulitan-kesulitan masyarakat selama ini, seperti banjir kemudian permukiman yang kumuh,” ujar Syarief saat melakukan peninjauan.

Dengan maksud dan tujuan program KOTAKU ini paling tidak menurut Syarief, bisa mengurangi banjir, makanya program tersebut sudah beberapa tempat sudah terprogramkan.

“Saya melihat program ini sangat didambakan oleh masyarakat, mudah mudahan pemerintah kedepan bisa lebih meningkatkan lagi, tentunya kerjasama nanti DPR, Bupati dan Gubernur di Kalbar ini semakin kita tingkatkan program-program yang seperti ini dalam rangka mengurangi kekumuhan,” paparnya.

Karena menurut politisi dari NasDem ini, DPR memiliki beberapa fungsi, fungsi anggaran menurutnya sudah dianggarkan dan juga fungsi pengawasan dirinya sudah menjalankan dan melihat secara langsung apa yang menjadi program itu bagaimana realisasinya, dan kemudian bagaimana manfaatnya dan tentu yang dirinya harapkan bahwa program ini betul-betul yang diharapkan masyarakat.

Image Image

“Saya kira itulah dari program KOTAKU yang kita lihat untuk Kabupaten Kubu Raya ada dua desa di kecamatan Sungai Raya ini, karena memang lokusnya terbatas sesuai dengan Surat Keputusan (SK) yang sudah ditetapkan oleh pemerintah daerah,” jelasnya.

Makanya kata Syarief, kerjasama antar pemerintah daerah perlunya sinergi, antara pemerintah pusat dan daerah, yang pada kesempatan itu secara langsung bersamaan di hadiri anggota DPRD Kabupaten Kubu Raya, dari Dapil Sungai Raya, Ida Suryani, turut meninjau progres pelaksanaan KOTAKU.

“Mudah-mudahan bisa ditingkatkan di tingkat kabupaten, yang nantinya program ini akan dihibahkan kepada pemerintah daerah jadi mantenance-nya nanti berada di pemerintah daerah, harapannya masyarakat bisa menjaga,” urainya.

Di akhir peninjauannya, Wakil Ketua Komisi V DPR RI ini mencontohkan tempat yang dinilai masyarakat baik dengan adanya program KOTAKU, menurut warga, tadinya danau akibat hari hujan lebat besar, kemudian salurannya tidak memadai sehingga tergenang air dan akibatnya menjadi danau.

“Alhamdulillah setelah masuknya program ini dan salurannya bisa diperbaiki dan besar, lebar, dengan program ini sekarang danaunya menjadi kering, tentu kita harapkan hal-hal yang seperti ini dapat terus dipelihara oleh masyarakat,” pungkasnya.

Dikesempatan yang sama, anggota DPRD Kabupaten Kubu Raya, Ida Suryani, menyambut baik dengan terwujudnya program KOTAKU itu, karena banyak sekali lingkungan di sekitar sana yang memang tidak memiliki saluran air, tidak ada drainase, sehingga daerah setempat sering sekali banjir.

”Dengan adanya program Kotaku ini mudah-mudahan sangat bermanfaat untuk masyarakat, khususnya untuk daerah Parit Baru ini,” harapnya. (ndi/mus)

Image Image
Image Image
Image Image
Image
Image Image
Image Image
Image Image
Image Image
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top