Image
Kapuas Hulu

Terbengkalai, Aset Miliaran Pemkab Kapuas Hulu Ini Jadi Tempat Maksiat

Bangunan Serbaguna milik Pemkab Kapuas Hulu tidak berfungsi diduga menjadi tempat pasangan muda-mudi mesum di Desa Pala Pulau, Kecamtan Putussibau Utara, Selasa (08/06/2021). Foto: Jurnalis.co.id

– Bangunan Serbaguna di komplek perkantoran Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu di Desa Pala Pulau Kecamatan Putussibau Utara semakin terbengkalai. Dibangun beberapa tahun lalu, aset milik Pemkab Kapuas Hulu itu kini semakin rusak parah.

Kondisi bangunan berdiri di lahan yang sempat terjadi sengketa tersebut amburadul. Kaca-kaca pecah dan dinding penuh coretan dan semak belukar tumbuh subur. Mirisnya, aset miliaran tersebut diduga kerap jadi tempat maksiat. Muda-mudi berbuat mesum.

Kabid Penegakan dan Operasi Satpol PP Kapuas Hulu, Edy S membenarkan hal tersebut. Pihaknya pernah melakukan patroli di gedung yang tak berfungsi itu. Benar saja, muda-mudi sedang berkumpul di sana.

“Pasangan remaja kita temukan di sana. Ada juga yang melakukan pencurian sampai kita serahkan kepada pihak kepolisian,” ungkapnya saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (08/06/2021).

Dulu personel Satpol PP sering patroli ke lokasi tersebut dan mengamankan pasangan mesum. Parahnya, yang terjaring anak-anak remaja yang usianya terbilang masih muda.

“Namun untuk setiap hari melakukan patroli, kami akui tidak bisa,” ujarnya.

Edy mengatakan gedung Serbaguna itu juga tidak diketahui saat ini seperti apa statusnya. Apakah milik Pemkab Kapuas Hulu atau bukan.

“Namun jika memang milik Pemda tentunya di sana ada Dinas PU Cipta Marga, sehingga bisa dilakukan pengontrolan dan pengawasan oleh dinas tersebut,” seburnya.

Diakui Edy, untuk saat ini pihaknya sudah jarang melakukan patroli ke tempat itu. Namun, berkaitan dengan pelanggaran ketertiban umum, pihaknya tentu tidak tutup mata.

“Untuk setiap hari tidak akan mampu ke sana (patroli, red). Melainkan kita butuhnya kerja sama, baik itu masyarakat dan orang tua,” akunya.

Edy berharap dan mengimbau kepada orang tua untuk mengawasi serta memantau dan membatasi jam malam anak saat keluar rumah.

“Ada peran dan tanggung jawab orang tua. Begitu juga peran masyarakat dalam menjaga ketertiban umum,” imbaunya.

Kendati begitu, kata dia, Satpol PP juga terus berpatroli dan menindaklanjuti informasi dari masyarakat berkaitan dengan pelanggaran Tibum itu.

“Karena apa saat ini remaja itu dapat kita lihat untuk kumpul-kumpul saja sampai lewat larut malam, maka itu kita meminta kepada orang tua untuk peduli dan mengawasi anak-anaknya, sehingga dapat mengantisipasi terjadi hal-hal yang melanggar ketertiban umum,” pungkas Kabid PO Satpol PP Kapuas Hulu. (rin)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top