
JURNALIS.co.id – Putra almarhum Ustadz KH Zainuddin MZ, Yakni KH Muhammad Syauqi Zainuddin MZ melakukan Safari Dakwah di beberapa tempat Kabupaten Melawi. Pada Kamis (27/10/2022) dini hari di titik lokasi ke-7, Ustaz kondang tersebut memberikan tausyiah di Masjid As-Shobirin, Dusun Kuala Belian, Desa Paal, Nanga Pinoh.
Pada acara yang penuh berkah tersebut, dihadiri Kepala Desa, para Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat serta kurang lebih ratusan jemaah. Baik dari Desa Paal, maupun dari desa lainnya di Melawi.
Dalam tausyiahnya, Kiai Syauqi menyampaikan terkait menggunakan pikiran dan otak untuk kebaikan serta mengagungkan kebesaran Allah.
“Otak cukup di pakai lima hal di kehidupan ini. Pertama dipakai untuk berpikir mengenai tanda-tanda kekuasaan Allah, sehingga lahir rasa tauhid dan semakin yakin kita mengenai kebesaran Allah,” ungkapnya.
Yang kedua, lanjutnya, berpikir tentang janji-janji Allah, sehingga lahirlah kecintaan terhadap akhirat. Belakangan ini, manusia lebih yakin angka matematika, tapi kurang meyakini angka-angka Allah.
“Ada tiga angka yang di kehidupan ini. Pertama angka matematika yang sifatnya mutlak, dan tidak bisa ditawar misalnya 1 tambah satu jelas hasilnya 2, kemudian 1 kurang 1 hasilnya nol dan yang lainnya. Kemudian ada angka sosial, yang mana angka ini tergantung situasi dan kondisi, jadi aneh hasilnya, tidak pernah sama hasil akhirnya. Misalnya satu orang takut ditambah satu orang takut, hasilnya setengah berani. Karena dia berdua, ada temannya,” terangnya mengumpamakan
Lalu yang ketiga, kata Kiai Syauqi, ada angka Allah. Tapi sering kali manusia kurang yakin dengan angkanya Allah. Padahal Angkanya Allah itu ajaib.

“Contoh, satu tambah satu sama dengan sepuluh. Hal itu terdapat di Alquran, yang mana mengatakan jika kita berbuat satu kebaikan akan ditambah 10 kebaikan,” jelasnya.

Dijelaskannya lagi, kemudian ada lagi, 1 bagi 1 sama dengan seratus. Dari mana? Dari keyakinan Baginda Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam.
“Ia meyakini bahwa 1 kebaikan kita Allah akan balas dengan 100 kali lipat kebaikan. Kenapa kita masih suka ragu dengan angka Allah, masih suka ragu pada janji Allah. Hdal itu karena keimanan dan keyakinan kita yang perlu semakin ditingkatkan,” ungkapnya.
Usai memberikan tausyia, Kiai Syauqi bersama tim mengajak seluruh jemaah melakukan waqaf mushaf Alquran untuk umat muslim di seluruh Indonesia yang belum memiliki mushaf Al Quran serta untuk kampung Quran juara.
Terpisah, Kepala Desa Paal, Sukarman sangat senang dengan kehadiran para Ulama, Kiai dan para Ustaz di desanya. Seperti KH Muhammad Syauqi Zainuddin MZ bisa hadir dan memberikan tausyiah. Karena tentu bisa mencerahkan serta meningkatkan keimanan unat muslim.
“Kedatangan para ulama ke desa ini merupakan sebuah keberkahan bagi kita semua, karena tentunya membawa kebaikan bagi kita,” ucapnya.
Dia juga merasa bangga terhadap para takmir masjid yang siap dan selalu mengadakan kegiatan-kegiatan keagamaan serta hari-hari besar Islam.
“Ibarat pisau, semakin sering diasah, maka semakin tajam. Seperti itulah iman kita, semakin sering mendengarkan kajian agama, maka semakin meningkatkan keimanan kita,” ucapnya mengakhiri. (ira)





Discussion about this post