
JURNALIS.co.id – Warga mendambakan perbaikan jalan poros penghubung Kecamatan Belitang, Belitang Hulu dan Belitang Hilir di Kabupaten Sekadau yang mengalami rusak parah sejak beberapa tahun terakhir.
“Jalan ini dari Sungai Ayak 1 sampai ke Simpang Sungai Asam sejak pemekaran Kabupaten Sekadau tidak pernah mengalami perbaikan baik itu dari Pemda maupun Pemprov,” ujar Sarifudin, tokoh masyarakat Sungai Ayak 1, Kecamatan Belitang Hilir, Jumat (19/05/2023).
Menurut Sarifudin, jalan status milik kabupaten tersebut merupakan harapan warga di tiga kecamatan, karena sebagai alternatif terutama saat musim banjir tiba.
“Musim banjir semua kendaraan melewati jalan ini, mengingat jalan penyeberangan feri menuju Sungai Asam terendam dan tidak bisa diakses warga,” jelasnya.
Jalan poros tersebut juga merupakan penggerak perekonomian masyarakat setempat. Sekitar 50 warga menggantungkan hidup di situ yang bergerak di bidang jasa penyeberangan sepeda motor.
“Kondisi demikian warga juga kesulitan untuk mengakses kebutuhan pokok, karena pedagang dari luar tidak mau masuk,” ucapnya.

Sejauh ini, kata Sarifudin, warga sudah melakukan berbagai upaya untuk memperjuangkan nasib jalan tersebut. Baik melalui musrenbang desa hingga jalur politik dengan menjadi pendukung calon kepala daerah pada saat Pilkada.

“Kami sudah berupaya semampu kami untuk memperjuangkan jalan ini, baik melalui proposal, musrenbang hingga menjadi tim pemenangan Bupati hingga Gubernur, semua yang kami dukung menang,” sebutnya.
“Bahkan sewaktu momen kampanye pilgub 2018 lalu Pak Sutarmidji pernah melewati jalan ini dan menjanjikan akan melakukan perbaikan,” kenangnya.
Sarifudin berharap Pemkab Sekadau mengambil langkah solutif terkait jalan tersebut sebelum masa jabatan periode sekarang berakhir. (m@nk)





Discussion about this post