
JURNALIS.co.id – Beberapa Jembatan yang dibangun di atas jalan provinsi di Jalur Sukadana – Siduk terpantau rusak dan berlubang. Kondisi ini membuat resah dan warga sebagai pengguna jalan dalam ancaman bahaya.
Lubang-lubang menuju jembatan ini juga mengakibatkan kendaraan rendah kandas dan tak jarang membuat kemacetan.
“Kalau mobil kecil salah ambil jalur, bodi kendaraan tetap mentok. Kadang-kadang motor pun bisa jatuh sewaktu mau naik jembatan. Karena licin jika sehabis hujan. Apalagi bila ibu-ibu yang bawa,” cerita seorang pengendara bernama Putra kepada wartawan, Rabu (28/2/2024).
Putra menyesalkan pemerintah lamban menangani kerusakan jalan tersebut. Padahal, khusus ruas yang berstatus jalan provinsi itu sudah sangat nyaman dilewati. Namun ketika sampai di jembatan, malah ketemu lubang-lubang.
“Untuk jalan dari Siduk sampai Sukadana sudah aman. Tidak ada jalan berlubang lagi. Tapi pas mau naik ke jembatan itu, lubangnya dalam-dalam. Padahal, kalau kita lihat. Jalan rusak dekat jembatan itu paling sisa 2 sampai 3 meter saja pekerjaannya,” beber Putra.


Anggota DPRD Kayong Utara, Riduansyah mengatakan, Kadis PUPR dalam rapat kerja menerangkan bahwa sudah mengusulkan dan meminta Pemprov untuk mempercepat perbaikan jembatan di beberapa titik.
“Sudah diusulkan, mungkin pelaksanaanya di tahun 2025. Karena beberapa kali kami rapat dengan Dinas PUPR, mereka sampaikan ke sudah lapor PUPR Provinsi. Perbaikan akan dianggarkan di tahun 2025 mendatang,” kata Riduansyah.
Ia pun mengharapkan Pemkab Kayong Utara melakukan penanganan sementara kerusakan jalan tersebut. Sambil menunggu perbaikan oleh Pemprov Kalbar. Mengingat eksekusi untuk menangani kerusakan jalan tersebut masih lama.
“Entah ditimbun dulu atau gimana. Kebetulan kemarin kita juga sempat komunikasi dengan Kadis PUPR, Pak Budi. Kita mendesak supaya pemerintah menanggulangi sementara. Ya alhamdulillah Kepala Dinas PU menanggapi hal itu,” demikian Rudiansyah. (Bak)





Discussion about this post