
JURNALIS.co.id – Peringatan Hari Anak Nasional 2025 di Kalimantan Barat berlangsung meriah dan sarat makna.
Gubernur Kalbar, Ria Norsan, bersama Ketua TP PKK Kalbar, Erlina, secara resmi membuka kegiatan Gelar Anak Khatulistiwa 2025 yang digelar di Taman Budaya Pontianak, Sabtu (26/7/2025).
Acara ini menjadi panggung apresiasi bagi anak-anak Kalbar sekaligus momen untuk menegaskan kembali pentingnya perlindungan, pengembangan karakter, dan ruang berekspresi bagi generasi penerus bangsa.

Dalam sambutannya yang inspiratif, Gubernur Ria Norsan menekankan pentingnya peran semua pihak dalam menjamin pertumbuhan anak dalam suasana yang sehat dan penuh kasih.
“Sudah menjadi tanggung jawab kita bersama baik sebagai orang tua, pendidik, masyarakat, maupun pemerintah untuk memastikan bahwa setiap anak tumbuh dan berkembang dalam lingkungan yang aman, sehat, dan penuh kasih sayang di tengah keberagaman,” ucapnya.
“Kita juga perlu mengingat bahwa perlindungan anak adalah investasi jangka panjang. Setiap langkah kecil yang kita ambil hari ini bagi anak-anak, akan menentukan seperti apa masa depan Indonesia kelak,” sambungnya.
Ia menegaskan bahwa anak-anak merupakan generasi emas yang perlu diberikan ruang sejak dini untuk mengembangkan karakter dan potensi kebudayaan mereka.
“Di balik setiap impian besar anak, terdapat sinergi dua aspek yang luar biasa, yaitu kecerdasan dan kreativitas. Anak cerdas tidak hanya mampu memahami konsep dengan cepat, tetapi juga memiliki potensi untuk menghasilkan ide-ide baru dalam berkarya seni, mengeksplorasi dan mengkolaborasi berbagai kemungkinan, untuk menemukan cara unik dalam mewujudkan ide dalam sebuah karya,” ungkapnya.
Masih dalam sambutannya, Norsan juga menggambarkan kecerdasan dan kreativitas sebagai dua elemen penting yang dapat membawa anak-anak menuju keberhasilan.
“ketika kecerdasan berperan sebagai navigasi, kreativitas adalah layar yang menangkap angin inspirasi, mengantarkan kapal harapan berlabuh di pulau keberhasilan, hingga mereka berhasil melahirkan karya-karya kreatif sesuai zaman saat ini,” ujarnya.
Ia pun mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam menciptakan ruang ramah anak di berbagai lini kehidupan.
“Melalui peringatan Hari Anak Nasional ini, mari kita perkuat kolaborasi dan sinergi dalam menciptakan ruang ramah anak, ciptakan kegiatan kegiatan yang mengedukasi anak-anak, sekolah ramah anak, dan lingkungan sosial yang memberi kesempatan seluas-luasnya bagi anak untuk berkembang secara optimal,” pungkasnya.
Norsan juga menyampaikan harapannya kepada seluruh anak-anak yang hadir agar terus semangat menggapai cita-cita setinggi mungkin dengan tetap menjunjung nilai kedisiplinan dan kejujuran.
“Semoga apa yang kalian cita-citakan akan tercapai. Untuk itu, tanamkanlah sikap disiplin dan jujur dalam setiap langkah kalian,” harapnya.
Lebih jauh, ia berpesan kepada anak-anak untuk tetap hormat kepada orang tua dalam kondisi apapun.
“Apapun yang menjadi permasalahan, jangan sampai melawan orang tua. Hormati dan hargailah mereka,” tegasnya.
Tak lupa, Norsan juga menitipkan pesan khusus untuk para orang tua agar mampu menjadi pendamping yang bijak, bukan menempatkan ego di atas kepentingan anak.
“Orang tua jangan egois terhadap anak, ya, jadilah orang tua yang bijak mampu memberikan semangat dan motivasi kepada anak demi masa depannya yang cerah,” imbuhnya.
Menutup sambutannya, ia menyampaikan harapan agar momentum Hari Anak Nasional tahun ini dapat mempererat ikatan emosional antara orang tua dan anak.
“Semoga orang tua dan anak selalu dalam hubungan yang harmonis, di mana anak menghormati orang tuanya, dan orang tua selalu menyayangi anak-anaknya,” tutupnya. (Den).




















Discussion about this post