Jumat, April 10, 2026
Jurnalis.co.id
No Result
View All Result
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Nusantara
    • Jember
    • Kotamobagu
  • Kalbar
    • All
    • Pontianak
    • Kubu Raya
    • Sanggau
    • Sekadau
    • Sintang
    • Melawi
    • Kapuas Hulu
    • Ketapang
    • Kayong Utara
    • Sambas
    • Singkawang
    • Bengkayang
    • Landak
    • Mempawah
    Ketua DPD PKS Ketapang, Anton Suryanto.

    Anton Bakal Gantikan Almarhum Lukman di DPRD Ketapang

    Satuan Reserse Kriminal Polres Ketapang memaparkan proses hukum kasus perundungan dan kekerasan di wilayah Tumbang Titi.

    Pelaku Perundungan dan Kekerasan di Tumbang Titi Dijerat Pasal Berlapis

    Zulkarnaidi (Baju merah) bersama beberapa perwakilan Aliansi Mahasiswa, Pemuda, dan Masyarakat Bersatu Mempawah saat mengelaar audiensi dengan Pemerintah kabupaten Mempwah terkait Pembangunan Pendopo RUmah Dinas Bupati Mempawah. Ist

    Pengalihan Dana Pendopo Belum Menjawab Masalah Jalan Rusak

    Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, menandatangani Berita Acara NPHD Tahun 2026.

    69 Lembaga Terima Dana Hibah dari Pemkab Ketapang

    Bupati Ketapang, Alexander Wilyo bersama Direktur Niaga PT Fly Jaya, Ary Mercyanto berfoto bersama usai membahas pembukaan rute baru

    Penerbangan Rute Ketapang – Jakarta Dibuka, Mulai Beroperasi 5 Juni 2026

    Sekda Provinsi Kalbar, Harisson

    Retreat ASN Pemprov Kalbar Perintah Undang-Undang tentang Aparatur Sipil Negara

    Program MBG Belum Siap Diterapkan, Akibatnya 4 SPPG di Kabupaten Kayong Utara Disetop

    Program MBG Belum Siap Diterapkan, Akibatnya 4 SPPG di Kabupaten Kayong Utara Disetop

    Bupati Sujiwo memberikan selamat kepada Lanceng Praben terpilih. Foto : Syamsul Arifin/Jurnalis.co.id

    Buka Pemilihan Lanceng Praben, Bupati Sujiwo Ajak Lestarikan Budaya

    Wakil Bupati Ketapang, Jamhuri melakukan salam komando dengan Kepala BPS, Puspo Sasmito

    Dukung Kerja BPS, Wabup Jamhuri Siap Sukseskan Sensus Ekonomi

    • Pontianak
    • Kubu Raya
    • Sanggau
    • Sekadau
    • Sintang
    • Melawi
    • Kapuas Hulu
    • Ketapang
    • Kayong Utara
    • Sambas
    • Singkawang
    • Bengkayang
    • Landak
    • Mempawah
  • Pemerintah
    • Provinsi Kalimantan Barat
    • Kota Pontianak
    • Kabupaten Kubu Raya
    • Kabupaten Sambas
    • Kabupaten Sanggau
    • Kabupaten Sekadau
    • Kabupaten Kapuas Hulu
    • Kabupaten Ketapang
    • Kabupaten Kayong Utara
  • DPRD
    • DPRD Provinsi Kalimantan Barat
    • DPRD Kota Pontianak
    • DPRD Kabupaten Kubu Raya
    • DPRD Kabupaten Sambas
    • DPRD Kabupaten Sanggau
    • DPRD Kabupaten Sekadau
    • DPRD Kabupaten Kapuas Hulu
    • DPRD Kabupaten Ketapang
    • DPRD Kabupaten Kayong Utara
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Politik
  • Sosial
  • Kriminalitas
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Nusantara
    • Jember
    • Kotamobagu
  • Kalbar
    • All
    • Pontianak
    • Kubu Raya
    • Sanggau
    • Sekadau
    • Sintang
    • Melawi
    • Kapuas Hulu
    • Ketapang
    • Kayong Utara
    • Sambas
    • Singkawang
    • Bengkayang
    • Landak
    • Mempawah
    Ketua DPD PKS Ketapang, Anton Suryanto.

    Anton Bakal Gantikan Almarhum Lukman di DPRD Ketapang

    Satuan Reserse Kriminal Polres Ketapang memaparkan proses hukum kasus perundungan dan kekerasan di wilayah Tumbang Titi.

    Pelaku Perundungan dan Kekerasan di Tumbang Titi Dijerat Pasal Berlapis

    Zulkarnaidi (Baju merah) bersama beberapa perwakilan Aliansi Mahasiswa, Pemuda, dan Masyarakat Bersatu Mempawah saat mengelaar audiensi dengan Pemerintah kabupaten Mempwah terkait Pembangunan Pendopo RUmah Dinas Bupati Mempawah. Ist

    Pengalihan Dana Pendopo Belum Menjawab Masalah Jalan Rusak

    Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, menandatangani Berita Acara NPHD Tahun 2026.

    69 Lembaga Terima Dana Hibah dari Pemkab Ketapang

    Bupati Ketapang, Alexander Wilyo bersama Direktur Niaga PT Fly Jaya, Ary Mercyanto berfoto bersama usai membahas pembukaan rute baru

    Penerbangan Rute Ketapang – Jakarta Dibuka, Mulai Beroperasi 5 Juni 2026

    Sekda Provinsi Kalbar, Harisson

    Retreat ASN Pemprov Kalbar Perintah Undang-Undang tentang Aparatur Sipil Negara

    Program MBG Belum Siap Diterapkan, Akibatnya 4 SPPG di Kabupaten Kayong Utara Disetop

    Program MBG Belum Siap Diterapkan, Akibatnya 4 SPPG di Kabupaten Kayong Utara Disetop

    Bupati Sujiwo memberikan selamat kepada Lanceng Praben terpilih. Foto : Syamsul Arifin/Jurnalis.co.id

    Buka Pemilihan Lanceng Praben, Bupati Sujiwo Ajak Lestarikan Budaya

    Wakil Bupati Ketapang, Jamhuri melakukan salam komando dengan Kepala BPS, Puspo Sasmito

    Dukung Kerja BPS, Wabup Jamhuri Siap Sukseskan Sensus Ekonomi

    • Pontianak
    • Kubu Raya
    • Sanggau
    • Sekadau
    • Sintang
    • Melawi
    • Kapuas Hulu
    • Ketapang
    • Kayong Utara
    • Sambas
    • Singkawang
    • Bengkayang
    • Landak
    • Mempawah
  • Pemerintah
    • Provinsi Kalimantan Barat
    • Kota Pontianak
    • Kabupaten Kubu Raya
    • Kabupaten Sambas
    • Kabupaten Sanggau
    • Kabupaten Sekadau
    • Kabupaten Kapuas Hulu
    • Kabupaten Ketapang
    • Kabupaten Kayong Utara
  • DPRD
    • DPRD Provinsi Kalimantan Barat
    • DPRD Kota Pontianak
    • DPRD Kabupaten Kubu Raya
    • DPRD Kabupaten Sambas
    • DPRD Kabupaten Sanggau
    • DPRD Kabupaten Sekadau
    • DPRD Kabupaten Kapuas Hulu
    • DPRD Kabupaten Ketapang
    • DPRD Kabupaten Kayong Utara
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Politik
  • Sosial
  • Kriminalitas
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Nusantara
  • Kalbar
  • Pemerintah
  • DPRD
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Politik
  • Sosial
  • Kriminalitas

Madrasah di Ujung Sampah, Cahaya di Tengah Bau Busuk

Jurnalis by Jurnalis
Jumat, 22 Agustus 2025
in Suara Publik

Oleh: Rosadi Jamani

Aktivitas belajar mengajar di Madrasah Tsanawiyah Islam Miftahussolihin

SAYA bertemu seorang kawan. Namanya, Fajar Cahyanto. Namanya bercahaya, tapi hidupnya seakan sengaja ditempatkan di sudut tergelap Kota Pontianak. Hanya 500 meter dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Di sini ada gunungan sampah menjulang tinggi. Baunya? Jangan ditanya lagi. Bau yang menikam hidung, menusuk otak, memporak-porandakan akal sehat.

Di sana, di tengah kerajaan sampah, berdiri sebuah madrasah mungil, rapuh, setia menantang kebusukan zaman. Namanya, Madrasah Tsanawiyah Islam Miftahussolihin.

Madrasah ini bukan sekolah, melainkan doa yang disemen seadanya, tanpa plester, tanpa pintu, tanpa jendela. Dindingnya pucat, lantainya gersang, atapnya seng bekas yang kalau hujan berubah jadi panci raksasa bocor, dan kalau panas menjadi oven yang membakar isi kepala.

Tak ada plafon, tak ada listrik, tak ada Wi-Fi, bahkan tak ada sekadar lampu untuk mengusir gelap. Halamannya? Tanah gambut becek, penuh lumpur, tempat anak-anak belajar berjalan di antara genangan dan kubangan, seolah Tuhan sengaja melatih mereka jadi atlet bertahan hidup sejak dini.

Di ruang kelas itu, ada 18 jiwa mungil. Delapan belas anak manusia, kelas 1 sampai 3, duduk di bangku seadanya, menatap papan tulis yang lusuh, sambil menghirup aroma sampah dari jendela yang tak pernah ada. Beberapa dari mereka adalah anak pemulung. Mereka setiap hari melihat orang tuanya menggali sisa-sisa kehidupan dari gunungan plastik dan kaleng.

Sebagian lagi anak petani kecil yang tanahnya semakin sempit, dan sebagian lain anak yatim dari panti asuhan yang dikirim agar bisa sekolah gratis. Gratis, karena di dunia yang katanya adil, masih ada sekolah yang harus berjuang meniadakan biaya agar anak-anak tanpa ayah-ibu bisa tetap mengeja mimpi.

Ada delapan guru. Delapan pahlawan yang seharusnya dapat dipahat di monumen, tapi ironisnya mereka hanya digaji Rp150.000 per bulan. Ya, seratus lima puluh ribu rupiah.

Uang yang bahkan tak cukup untuk membeli pulsa unlimited sebulan, atau sekadar traktir gorengan di warung setiap sore. Namun, mereka tetap datang, tetap mengajar, tetap menulis huruf demi huruf di papan, seolah gaji itu hanyalah catatan sampingan, sementara pahala dan keberkahan adalah gaji utama.

Sejak 2018, bangunan ini tegak bukan karena negara, bukan karena dana hibah, bukan karena donatur kaya yang pura-pura dermawan. Bangunan ini lahir dari gotong royong masyarakat sekitar TPA, masyarakat yang sehari-hari bersahabat dengan sampah, tapi hatinya lebih mulia dari banyak pejabat yang rumahnya wangi parfum impor. Ironi itu menusuk, negara punya anggaran triliunan untuk infrastruktur mewah, tapi satu ruang kelas dengan pintu layak saja tak pernah sempat.

Bayangkan, setiap hari Fajar dan anak-anak itu menghirup aroma busuk yang tak pernah selesai. Sampah datang setiap jam, setiap hari, setiap minggu, ditumpuk, dibusukkan, diaduk oleh matahari tropis Pontianak.

Bau itu tak sekadar singgah, ia menjadi teman akrab, menjadi pengingat pahit bahwa belajar bagi anak-anak ini bukan hanya melawan malas, tapi juga melawan mual. Sementara itu, di pusat kota, ada sekolah dengan AC dingin, plafon rapi, Wi-Fi kencang, bahkan taman bunga yang lebih cocok jadi konten Instagram daripada tempat belajar.

Namun di dekat TPA, sekolah ini adalah benteng terakhir bagi anak-anak yang namanya jarang masuk berita. Mereka belajar bukan karena ingin jadi juara kelas, tapi karena satu-satunya harapan keluar dari lingkaran bau busuk adalah lewat huruf, angka, dan doa yang diulang-ulang. Lalu, Fajar, dengan wajah teduh dan tekad keras, terus memelihara api kecil itu, meski angin dunia terus berusaha memadamkan.

Saya tak tahu, apakah harus tertawa atau menangis membaca kenyataan ini. Betapa pendidikan yang katanya pilar bangsa justru berdiri di tepi tumpukan sampah. Menangis karena di tengah absurditas itu, masih ada guru-guru bergaji receh yang rela menyulut pelita untuk anak-anak pemulung. Rasanya ingin marah, ingin menggugat, ingin menjerit: apakah negeri ini benar-benar buta atau hanya pura-pura tuli?

Tapi di balik tragedi, selalu ada kisah epik. Epik itu kini menunggu, apakah kita, yang hidup dengan Wi-Fi kencang, kopi hangat, dan ruangan ber-AC, sanggup menutup hidung sejenak dan membuka hati untuk membantu mereka? Atau kita akan tetap sibuk berselfie dengan senyum palsu. Sementara di tepi TPA, ada anak-anak yang bahkan belum tahu rasanya punya jendela di kelas mereka? (*)

*Penulis: Ketua Satupena Kalbar

Tags: TPASampahSuara PublikMadrasah Tsanawiyah Islam Miftahussolihin

Discussion about this post

Berita Terkait

Kapolres Kayong Utara, AKBP Prabowo mencoret dua oknum personel sebagai anggota kepolisian.

Terbukti Jadi Penjahat, Dua Anggota Polres Kayong Utara Dipecat!

Selasa, 7 April 2026
Ketua DPD PKS Ketapang, Anton Suryanto.

Anton Bakal Gantikan Almarhum Lukman di DPRD Ketapang

Kamis, 9 April 2026
Wakil Bupati Ketapang, Jamhuri melakukan salam komando dengan Kepala BPS, Puspo Sasmito

Dukung Kerja BPS, Wabup Jamhuri Siap Sukseskan Sensus Ekonomi

Minggu, 5 April 2026

Berita Terkini

Ketua DPD PKS Ketapang, Anton Suryanto.

Anton Bakal Gantikan Almarhum Lukman di DPRD Ketapang

Kamis, 9 April 2026
Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 6 Jember, Kartika Sari Dewi, saat dijumpai Jurnalis.co.id. Foto: Sigit Priyono

Siswa SRT 6 Jember Betah Tinggal di Asrama Hingga Tak Mau Libur

Rabu, 8 April 2026
Peserta seleksi Paskibraka Jember tahun 2026 mengikuti tes baris-berbaris di halaman Koramil Patrang

Persiapkan HUT RI ke 81, Pemkab Jember Buka Seleksi Paskibraka 2026

Rabu, 8 April 2026
Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq (tengah) menyerahkan Penyerahan penghargaan Green Leadership PROPER pada Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo di Jakarta, Selasa, 7 April 2026.

Visioner! Dirut PLN Darmawan Prasodjo Raih Penghargaan Green Leadership

Rabu, 8 April 2026
Bupati Jember, Gus Fawait melakukan Sidak yang merupakan program Bunga Desaku di Kecamatan Mumbulsari, Rabu, 8 April 2026. Foto : Sigit Priyono/Jurnalis.co.id

Demi Kesehatan Warga, Bupati Gus Fawait Luncurkan Program Home Care

Rabu, 8 April 2026

Trending

  • Sekda Provinsi Kalbar, Harisson

    Retreat ASN Pemprov Kalbar Perintah Undang-Undang tentang Aparatur Sipil Negara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Siswa SRT 6 Jember Betah Tinggal di Asrama Hingga Tak Mau Libur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Demi Kesehatan Warga, Bupati Gus Fawait Luncurkan Program Home Care

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anton Bakal Gantikan Almarhum Lukman di DPRD Ketapang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengalihan Dana Pendopo Belum Menjawab Masalah Jalan Rusak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Jurnalis.co.id

  • Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer

© 2025 Jurnalis.co.id - All right reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Nusantara
    • Jember
    • Kotamobagu
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kubu Raya
    • Sanggau
    • Sekadau
    • Sintang
    • Melawi
    • Kapuas Hulu
    • Ketapang
    • Kayong Utara
    • Sambas
    • Singkawang
    • Bengkayang
    • Landak
    • Mempawah
  • Pemerintah
    • Provinsi Kalimantan Barat
    • Kota Pontianak
    • Kabupaten Kubu Raya
    • Kabupaten Sambas
    • Kabupaten Sanggau
    • Kabupaten Sekadau
    • Kabupaten Kapuas Hulu
    • Kabupaten Ketapang
    • Kabupaten Kayong Utara
  • DPRD
    • DPRD Provinsi Kalimantan Barat
    • DPRD Kota Pontianak
    • DPRD Kabupaten Kubu Raya
    • DPRD Kabupaten Sambas
    • DPRD Kabupaten Sanggau
    • DPRD Kabupaten Sekadau
    • DPRD Kabupaten Kapuas Hulu
    • DPRD Kabupaten Ketapang
    • DPRD Kabupaten Kayong Utara
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Politik
  • Sosial
  • Kriminalitas

© 2025 Jurnalis.co.id - All right reserved

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?