
JURNALIS.co.id – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menegaskan bahwa situasi di seluruh wilayah Kalimantan Barat saat ini aman dan kondusif, meski di tengah gelombang demonstrasi yang terjadi di sejumlah daerah di Indonesia.
Hal ini ia sampaikan dalam Rapat Koordinasi bersama para bupati/wali kota se-Kalimantan Barat dan Kepala OPD Pemerintah Provinsi Kalbar yang digelar secara virtual dari Balai Petitih Kantor Gubernur, Selasa (2/9/2025).
Ia juga menekankan pentingnya menjaga ketertiban, terutama di tengah maraknya informasi di media sosial. Salah satunya ia mencontohkan beredarnya kabar palsu mengenai gedung DPR RI yang disebut terbakar.

“Saya sampai telepon sana-sini untuk memastikan, ternyata tidak benar,” katanya.
Norsan meminta masyarakat bijak bermedia sosial dan tidak mudah menyebarkan berita yang belum terverifikasi karena dapat menimbulkan kepanikan.
Dalam pertemuan tersebut, Gubernur menginstruksikan tiga langkah strategis untuk menjaga stabilitas, yakni:
1. Perkuat koordinasi dan komunikasi dengan melibatkan tokoh masyarakat, perguruan tinggi, media, dan aparat untuk menyampaikan informasi yang benar serta mencegah penyebaran hoaks.
2. Pendekatan humanis oleh aparat agar petugas keamanan menjalankan tugas secara persuasif dan melindungi masyarakat dari provokasi.
3. Ketersediaan pelayanan publik agar pemerintah daerah tetap memberikan layanan optimal di bidang pendidikan, kesehatan, UMKM, dan investasi tanpa terpengaruh situasi politik.
“Kalbar adalah rumah besar yang harus kita jaga bersama. Jangan sampai ada pihak-pihak tidak bertanggung jawab memecah belah persatuan,” tegas Gubernur.
Norsan juga menegaskan pentingnya menjaga konsistensi kinerja pemerintah daerah di tengah dinamika nasional. Ia mengingatkan agar jajaran pemerintahan tidak lengah dalam menjalankan tanggung jawab kepada masyarakat.
“Pelayanan publik harus tetap berjalan. Jangan sampai kita terbawa arus situasi nasional sehingga abai terhadap tugas utama kita,” pungkasnya.
Di akhir arahannya, Norsan mengajak semua pihak untuk menjaga kolaborasi, memperkuat persaudaraan, serta menjadikan Kalimantan Barat sebagai contoh provinsi yang aman, damai, dan demokratis. (Den).






















Discussion about this post