
JURNALIS.CO.ID – MEMPAWAH – Usai meninjau tiga lokasi rencana pembangunan Sekolah Unggulan Garuda, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Diktisaintek), Stella Christie, melanjutkan kunjungan kerjanya ke Mempawah Mangrove Park (MMP) di Desa Pasir, Kecamatan Mempawah Hilir, Rabu (10/9/2025). Dalam kunjungan ini, ia turut didampingi oleh Bupati Mempawah, Erlina.
Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat langsung potensi konservasi mangrove di MMP, sekaligus menjajaki peluang kolaborasi dalam program penelitian dan pengembangan yang dapat didukung oleh Kementerian Diktisaintek.
Stella Christie menyampaikan, pihaknya akan mendorong keterlibatan akademisi dalam riset pemanfaatan dan pengelolaan mangrove secara berkelanjutan, khususnya yang berkaitan dengan penelitian carbon capture dan carbon storage.


Bupati Mempawah, Erlina, menyambut positif dukungan dari Kementerian Diktisaintek tersebut. Menurutnya, perhatian pemerintah pusat terhadap potensi mangrove di daerah ini merupakan peluang besar bagi kemajuan Mempawah.
“Kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kementerian Diktisaintek atas perhatian dan dukungan yang diberikan untuk Kabupaten Mempawah. Potensi mangrove di daerah ini bukan hanya penting sebagai benteng alami pesisir dan pelestarian lingkungan, tetapi juga memiliki nilai strategis sebagai pusat penelitian, pendidikan, hingga destinasi ekowisata yang dapat memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Mempawah untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat dalam pengelolaan mangrove.
“Kami berharap melalui riset dan inovasi yang dikembangkan para akademisi, pengelolaan mangrove di Mempawah dapat dilakukan secara lebih terarah, modern, dan berkelanjutan. Dengan demikian, manfaatnya dapat dirasakan tidak hanya untuk masyarakat lokal, tetapi juga menjadi kontribusi nyata Kabupaten Mempawah dalam menjaga ekosistem global,” tutup Erlina. (san)




















Discussion about this post