
JURNALIS.CO.ID – Maskapai Fly Jaya resmi membuka penerbangan reguler rute Jakarta–Jember pulang-pergi (PP), Selasa (23/9/2025).
Momentum penerbangan perdana dari Bandara Noto Hadinegoro Jember ini disambut meriah dengan kesenian tradisional Can Macanan Kaduk.
Rute ini menjadi sejarah baru setelah 80 tahun lebih Jember tidak memiliki penerbangan reguler langsung ke Jakarta.
Sebelumnya, Bandara Noto Hadinegoro hanya melayani rute Jember–Surabaya dan Jember–Bangkalan, namun tidak bertahan lama.

Sejak pandemi Covid-19, bandara ini bahkan sempat vakum karena minimnya penumpang.
Di era kepemimpinan Bupati Jember Gus Fawait, upaya menghidupkan kembali bandara dilakukan dengan menggandeng maskapai Fly Jaya.
Setelah beberapa kali mengalami penundaan, penerbangan reguler akhirnya resmi beroperasi dengan jadwal setiap Selasa dan Kamis.
Sebagai bentuk rasa syukur, Pemkab Jember menggelar tasyakuran yang diwarnai penampilan tarian Can Macanan Kaduk dari Laskar Kesenian Jember.
Tarian itu menggambarkan perjuangan antara kebaikan dan kejahatan, di mana seekor burung rajawali sebagai simbol kebenaran berhasil mengalahkan para macan yang melambangkan kejahatan.

“Penerbangan ini bukan tujuan utama tetapi tujuan utamanya adalah pertumbuhan ekonomi, peningkatan investasi, pariwisata sehingga tujuan akhirnya adalah pengentasan kemiskinan,” tegas Gus Fawait dalam sambutannya.
Bupati Jember termuda itu juga menjadi salah satu penumpang dalam penerbangan perdana menuju Jakarta bersama 50 orang lainnya menggunakan pesawat ATR 72-500 dengan waktu tempuh sekitar 2 jam 25 menit.
Sementara itu, sebanyak 22 penumpang dari Jakarta yang tiba di Jember disambut atraksi dari talent Jember Fashion Carnaval (JFC).
Salah seorang penumpang asal Jakarta, Novita, mengaku antusias dengan pengalaman pertamanya mendarat di Jember.
“Seru banget pak. Ini kan pertama kali ya buat saya. Pas memasuki Jember saya melihat ke bawah, wow, indah sekali,” ungkapnya.
Novita yang datang untuk urusan dinas akan tinggal dua hari di Jember sebelum kembali ke Jakarta dengan maskapai yang sama.[sgt]



















Discussion about this post