
JURNALIS.co.id – Kabupaten Kayong Utara menghadapi kesulitan serius akibat berkurangnya dana transfer dari pemerintah pusat.
Ketua Komisi I DPRD Kayong Utara, Syaeful Hartadin, menyampaikan keprihatinannya karena kebijakan tersebut menekan kemampuan daerah yang memiliki pendapatan asli daerah (PAD) terbatas.
“Saya sangat berharap pemerintah pusat mengkaji kembali kebijakan penurunan dana transfer ke daerah, terutama untuk Kayong Utara. Karena bagi daerah dengan PAD yang terbatas, pengurangan dana pusat sangat berdampak bagi masyarakat luas,” ujarnya, Kamis (2/10/2025).

Menurut Syaeful, efisiensi anggaran di tingkat pusat pada 2025 membuat transfer dana ke daerah berkurang drastis, terutama pada sektor infrastruktur. Akibatnya, pembangunan maupun pemeliharaan menjadi sulit dilakukan.
“Tidak sedikit jalan dan jembatan yang kondisinya rusak semakin parah. Bahkan yang sebelumnya masih layak, kini mulai mengalami kerusakan. Hal ini tentu menyulitkan aktivitas masyarakat, seperti di wilayah Kecamatan Seponti,” ungkapnya.
Ia menegaskan, pemerintah daerah memahami kebutuhan masyarakat, tetapi tanpa dukungan anggaran memadai pelayanan publik tak bisa berjalan maksimal.

“Ketika dana transfer dikurangi ratusan miliar, untuk kebutuhan rutin seperti gaji pegawai saja sudah berat, apalagi untuk pembangunan. Bisa dikatakan pada 2025 ini Kayong Utara benar-benar ‘nol’, tidak bisa berbuat banyak untuk infrastruktur,” jelasnya.
Syaeful juga mengungkapkan, tahun ini Kayong Utara tidak menerima Dana Alokasi Khusus (DAK) di bidang infrastruktur. Bahkan, besar kemungkinan pada 2026 kondisi yang sama akan terulang.
“Kita hanya bisa mengandalkan perbaikan jalan provinsi seperti ruas jalan Sukadana–Teluk Batang. Sementara jalan kabupaten tidak bisa ditangani karena memang tidak ada anggarannya. Bukan pemerintah daerah tidak mau, tetapi memang tidak ada kemampuan,” tegasnya.
Ia menutup dengan mendesak pemerintah pusat mengevaluasi kebijakan pengurangan dana transfer agar pada tahun anggaran 2026 mendatang, Kayong Utara tetap bisa mendapatkan porsi yang layak.[bak]




















Discussion about this post