
JURNALIS.CO.ID – Sebanyak 12 inovasi terpilih siap bersaing menjadi yang terbaik dalam Kompetisi Inovasi Kota Pontianak Tahun 2025.
Ke-12 inovasi tersebut terbagi dalam dua kategori, yakni kelompok perangkat daerah/BUMD dan kelompok UPT/Kelurahan. Mereka akan memasuki babak akhir berupa presentasi dan wawancara di hadapan dewan juri.
Ketua Panitia Kompetisi Inovasi Kota Pontianak 2025, Yusnaldi, menerangkan bahwa 12 inovasi tersebut disaring dari puluhan proposal yang masuk.
Tim juri menilai berdasarkan kelengkapan dokumen, bukti dukung, serta kelayakan ide inovasi.
“Dari hasil penilaian itu, setelah diurutkan berdasarkan nilai para juri, 12 inovasi atau enam inovasi per kategori inilah yang melaju ke babak selanjutnya,” ujar Plt Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kota Pontianak ini, Rabu (12/11/2025).
Ia mengapresiasi semangat dan kreativitas para peserta. Beberapa inovasi yang lolos merupakan pengembangan program yang telah dikenal, sementara lainnya merupakan terobosan baru yang dinilai matang dan menjanjikan keberlanjutan.
“Memang di tahap kedua, penulisan proposal inovasi dan bukti dukungnya jadi kunci. Disiplin dalam pengarsipan dan skil menulis jadi penting,” jelasnya.
Babak presentasi dan wawancara akan digelar pada 19–20 November 2025. Setiap tim inovasi akan memaparkan terobosan mereka di hadapan dewan juri yang kemudian melakukan pendalaman untuk menentukan pemenang. Nantinya, setiap kategori akan menghasilkan juara I hingga harapan III.
“Kami berharap dalam presentasi, inovasi yang dijalankan dapat dijelaskan secara gamblang dan terbukti akan berkelanjutan,” sebutnya.
Berikut 12 finalis Kompetisi Inovasi Kota Pontianak 2025:
🔹 Kategori Perangkat Daerah/BUMD:
1). Teman BAPPERIDA (Sistem Layanan Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah)
2). ANAKKU DISAPA (Antar Pinjaman Buku pada Yayasan/Komunitas Disabilitas dan Panti Asuhan) – Disperpusip
3). PECI HAJI (Perekaman Cetak KIA Sehari Jadi) – Disdukcapil
4). Digitalisasi Retribusi Pasar – Diskumdag
5). IKEPPO (Informasi Keamanan Pangan Kota Pontianak) – Dinas Pangan, Pertanian dan Perikanan
6). JEPIN 2.0 (Jendela Pontianak Integrasi) – Diskominfo
🔹 Kategori UPT/Kelurahan:
7). SETIABESTI (Servis Terintegrasi Inklusif Agar BEbaS TuberkulosIs) – UPT Puskesmas Perumnas I
8). GAJI MENYALA (Gerakan Keluarga Rajin Pemantauan Jentik Nyamuk Berkala) – UPT Puskesmas Khatulistiwa
9). JUMPA DARTI MANIS (Jemput Pasien Darah Tinggi dan Kencing Manis) – UPT Puskesmas Gang Sehat
10). PESONA (Pengolahan Sampah Jadi Berguna) – UPT Puskesmas Siantan Hilir
11). GERDAS BANTING (Generasi Cerdas dengan Tumbuh Kembang Hindari Stunting) – UPT Puskesmas Alianyang
12). SiPALINK-Sungaijawi (Sistem Integrasi Pelayanan dalam Satu Link) – Kelurahan Sungai Jawi
“Kami berharap setiap tim dapat menampilkan yang terbaik dan kompetisi ini menjadi wadah apresiasi dan wujud ekosistem inovasi yang berkelanjutan,” tutupnya.
(R)


















Discussion about this post