
JURNALIS.CO.ID – Program Beasiswa Cinta Bergema dari Pemerintah Kabupaten Jember belum juga dicairkan hingga akhir November 2025.
Kondisi ini membuat para orang tua dan calon penerima beasiswa terus menunggu kejelasan kapan dana bantuan pendidikan tersebut akan ditransfer.
Untuk menjawab kegelisahan publik, Pokja Beasiswa Cinta Bergema menggelar talkshow di Gedung Serbaguna GOR PKPSO Kaliwates.
Sebagian mahasiswa penerima turut hadir langsung, sementara sisanya mengikuti melalui siaran daring.
Acara ini juga disiarkan melalui kanal resmi Pemerintah Kabupaten Jember oleh Dinas Komunikasi dan Informatika.
Dalam sesi sambutan virtual, Bupati Jember Muhammad Fawait menyampaikan pertanyaan kepada Ketua Pokja Beasiswa yang juga Kepala Dinas Pendidikan, Hadi Mulyono, terkait progres pencairan dana.
“Gimana pak Hadi? Sudah nyampe mana? O tinggal konfirmasi rekening perguruan tinggi ya,” ucap Gus Fawait, Sabtu (29/11/2025).
Dari podium, ia pun memastikan target pencairan sudah dekat.
“Insyaallah minggu depan cair”.
Bupati Fawait tidak bisa hadir langsung dalam talkshow karena agenda yang padat. Sebagai pengganti, Pokja menghadirkan sejumlah narasumber dengan beragam materi.
Arif Febriyanto dan Devina Revi mengisi sesi enterpreneur & public speaking, sedangkan Dr. Dhian Wahana Putra, M.Pd.I dan Muhammad Ilham berbicara mengenai integrasi keilmuan dan edukasi perkuliahan.
Pemkab Jember sendiri menargetkan 20.000 penerima Beasiswa Cinta Bergema dalam kurun lima tahun. Untuk tahun 2025, kuota yang dibuka sebanyak 8.000 penerima.
“Jumlah mahasiswa yang diumumkan saat Uji Publik ada 7.180 mahasiswa, ada 29 nama yang disanggah. Lalu dari hasil tindak lanjut ke Perguruan Tinggi dan konfirmasi ke lapangan langsung ada 18 sanggahan terbukti dan tidak bisa dilanjutkan dan ada 11 mahasiswa yang sanggahan tidak terbukti, sehingga tetap lanjut,” ucap Sekretaris 3 Pokja, Tulus Wijayanto.
Dengan demikian, jumlah final penerima yang akan menerima pencairan mencapai 7.162 mahasiswa, baik yang berkuliah di dalam maupun luar Kabupaten Jember.
Bantuan beasiswa mencakup pembayaran UKT serta uang biaya hidup (living cost) dan diberikan hingga mahasiswa lulus.
( Sgt )



















Discussion about this post