
JURNALIS.CO.ID – Bupati Kubu Raya Sujiwo menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memberikan hibah bantuan sosial bagi seluruh organisasi kemasyarakatan di Kabupaten Kubu Raya, termasuk Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI).
Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap kegiatan yang relevan dengan fungsi dan kepentingan daerah.
“Memang uang itu bukanlah segalanya, tetapi uang itu hal yang utama untuk menggerakkan suatu organisasi,” kata Sujiwo saat memberikan arahan pada pelantikan Pengurus KAHMI dan Forum Alumni HMI-Wati (FORHATI) Kabupaten Kubu Raya periode 2025-2030 di Aula Praja Utama Kantor Bupati Kubu Raya, Minggu (30/11/2025).
Dalam kesempatan tersebut, Sujiwo turut memaparkan gagasan penguatan kelembagaan organisasi kemasyarakatan ke depan, termasuk dorongan agar organisasi mampu mandiri dan tetap eksis dalam kontribusinya bagi masyarakat.
Pemerintah daerah, kata dia, tidak hanya memberi dukungan finansial, tetapi juga stimulus untuk mendorong kemandirian organisasi.
“Tugas kita dari pemerintah adalah memberikan dorongan bagaimana semua organisasi (bisa mandiri), bukan hanya KAHMI. Kita akan berikan stimulus agar ke depannya (bisa) mandiri,” ungkapnya.
Sujiwo juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi sosial dan profesi, untuk ikut bergerak bersama pemerintah dalam menangani berbagai isu dan pekerjaan rumah pembangunan di Kubu Raya. Kolaborasi, menurutnya, menjadi kunci keberhasilan daerah.
“Tanpa dukungan semua pihak, sehebat apapun saya 24 jam bekerja, tidak akan maksimal,” kata Sujiwo.
Pada kesempatan itu, ia juga berpesan khusus kepada kader KAHMI yang berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Kubu Raya agar menjaga integritas, loyalitas, serta etos kerja.
Kinerja baik, tegasnya, akan menjadi jalan bagi ASN untuk berkembang dan dipercaya memegang jabatan yang lebih tinggi.
“Maka saya berharap kader-kader HMI yang ada dalam jajaran ASN, tunjukkan kinerja sebaik-baiknya. Jabatan itu akan mengikuti,” ucapnya.
Bupati Sujiwo menegaskan bahwa seluruh kader HMI yang berada di lingkar pemerintahan memiliki tanggung jawab moral dan profesional untuk ikut menjawab tantangan pembangunan daerah yang semakin kompleks.
“Tantangan di Kabupaten Kubu Raya ini sangat berat. Kita akan terus lakukan kolaborasi dengan semua pihak,” ujarnya.
[Sul]



















Discussion about this post