
JURNALIS.co.id – Tragis menimpa seorang bocah berusia 1 tahun 8 bulan di Kota Pontianak. Anak malang bernama MEA meregang nyawa setelah mengalami tindak kekerasan yang diduga dilakukan oleh pacar ibu kandungnya sendiri.
Pelaku berinisial MD, 22 tahun, diamankan Unit PPA Satreskrim Polresta Pontianak pada Senin malam (01/12/2025).
Kanit PPA Satreskrim Polresta Pontianak, Ipda Haris Caesaria, membenarkan penangkapan tersebut. Ia mengungkapkan, kekerasan terjadi di sebuah rumah kost di Gang Flora 3, Jalan KH Wahid Hasyim, Kecamatan Pontianak Kota, Rabu (26/11/2025) sekitar pukul 23.00 WIB.
“Pelaku melakukan kekerasan dengan cara memukul, mencubit, menjewer telinga serta membanting korban. Alasan pelaku karena merasa kesal korban sering menangis,” ujarnya, Rabu (03/12/2025).
Akibat penganiayaan tersebut, korban mengalami kondisi kritis dan sempat mendapatkan perawatan intensif di RSUD Soedarso Pontianak sejak Kamis (27/11/2025). Namun, nyawa sang balita tidak tertolong. Korban dinyatakan meninggal dunia pada Senin (01/12/2025) pukul 14.00 WIB.
Tidak terima atas kematian anaknya, ibu kandung korban, CD melaporkan kejadian tersebut ke Polresta Pontianak. Berdasarkan Laporan Polisi LP/B/715/XI/2025, tim Unit PPA langsung melakukan tindakan cepat.
Pada Senin malam (01/12/2025) sekitar pukul 20.00 WIB, dipimpin langsung oleh Ipda Haris Caesaria, polisi berhasil mengamankan pelaku.
“Pelaku diamankan tanpa perlawanan dan dibawa ke Polresta Pontianak untuk proses penyidikan. Namun dalam pemeriksaan awal, pelaku tidak mengakui perbuatannya,” terang Haris.
Dalam penyidikan, pihak kepolisian menyita sejumlah barang bukti berupa, tikar/alas, bantal dan guling, serta pakaian korban.
Haris menegaskan pelaku dijerat dengan Pasal 80 ayat (3) UU No 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.
Sementara itu, MD sendiri diketahui sudah tinggal bersama ibu korban di rumah kost tersebut kurang lebih 2 bulan lamanya.
“Saya kesal, karena anaknya sering nangis, rewel. Selain itu kesal juga karena ibunya yang merupakan pacar saya tidak memperdulikan anaknya,” ungkap pelaku. (zrn)

















Discussion about this post