
JURNALIS.co.id – Bupati Jember Muhammad Fawait atau yang akrab disapa Gus Fawait resmi merotasi 50 Kepala Puskesmas di seluruh wilayah Kabupaten Jember.
Dari jumlah tersebut, lima kepala puskesmas diketahui tidak memiliki latar belakang pendidikan dokter, baik dokter umum maupun dokter gigi.
Penyerahan Surat Keputusan (SK) tugas tambahan pegawai Dinas Kesehatan Kabupaten Jember sebagai Kepala Puskesmas berlangsung di Aula PB Sudirman, Sabtu (10/1/2026).
Kebijakan rotasi tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Jember, sekaligus mendorong pemerataan karier bagi aparatur sipil negara (ASN) di bidang kesehatan.
Dalam penetapan kepala puskesmas, Bupati Fawait menegaskan tiga prioritas utama yang menjadi dasar kebijakan, yakni peningkatan pelayanan kesehatan, kondisi sarana dan prasarana fasilitas kesehatan, serta optimalisasi pendapatan melalui kapitasi BPJS Kesehatan dalam skema Universal Health Coverage (UHC).
Selain itu, Bupati Jember juga membuka peluang bagi para kepala puskesmas untuk dipertimbangkan menjadi calon Direktur Rumah Sakit Daerah (RSD) di masa mendatang.
Saat ini, Pemerintah Kabupaten Jember memiliki tiga rumah sakit daerah, yakni RSD dr. Soebandi, RSD Balung, dan RSD Kalisat.
Kelima kepala puskesmas non dokter yang diangkat tersebut memiliki latar belakang akademik Keperawatan dan Kebidanan. Berikut daftar nama dan lokasi tugasnya:
1. Untung Pujianto, S.Kep., Ns – Kepala Puskesmas Kencong

2. Takril Budianto, AMd.Kep., SKM – Kepala Puskesmas Cakru
3. Andi Sukismanto, S.Kep., Ns – Kepala Puskesmas Wuluhan
4. Sobirin, S.Kep., Ns – Kepala Puskesmas Silo 2
5. Nafisroh Ida, S.Tr., M.Keb – Kepala Puskesmas Jelbuk
Sementara itu, Ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Jember, Mustakim, S.Kep., Ns., MM.Kep., Sp.MB, menyampaikan apresiasi atas kebijakan Bupati Fawait yang memberikan kepercayaan kepada perawat untuk memimpin puskesmas.
“Kebijakan bapak bupati Gus Fawait sejalan dengan motto kami, bahwa PPNI Jember Semakin Bercahaya dan Maju,” komentar Mustakim.
Ia menjelaskan, motto PPNI Jember merupakan akronim dari Berkarakter, Responsif, Cerdas, Sejahtera, dan Berbudaya (BERCAHAYA) sebagai pijakan untuk mencapai tujuan organisasi yang maju.
(Sgt)



















Discussion about this post