
JURNALIS.CO.ID – MEMPAWAH – Wakil Bupati Mempawah, Juli Suryadi, menghadiri kegiatan Pengembangan Kompetensi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama se-Kalimantan Barat yang digelar di Aula Garuda Terpadu, Kantor Gubernur Kalimantan Barat, Kamis (22/1/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kapasitas birokrasi daerah dalam pengelolaan keuangan pembangunan.
Kegiatan yang dikemas dalam bentuk dialog interaktif tersebut dilaksanakan bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-69 Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat. Forum ini mengusung tema Optimalisasi Pengelolaan Keuangan Daerah untuk Pembangunan dan diikuti para pejabat pimpinan tinggi pratama dari seluruh kabupaten dan kota di Kalbar.
Sejumlah narasumber berkompeten dihadirkan untuk memperkaya perspektif kebijakan fiskal daerah. Di antaranya Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Agus Fatoni, serta Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Kalimantan Barat, Rudy M. Harahap.

Dalam forum tersebut, Wakil Bupati Mempawah menyampaikan bahwa otonomi daerah selama lebih dari dua dekade telah membuka ruang luas bagi pemerintah daerah, termasuk Kabupaten Mempawah, untuk mengelola pemerintahan secara mandiri dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Ia menyoroti capaian Kalimantan Barat dalam pengelolaan keuangan daerah, di mana Pendapatan Asli Daerah secara konsisten menyumbang lebih dari separuh total pendapatan daerah dalam tiga tahun terakhir.
“Kondisi ini menempatkan kita dalam kategori daerah dengan kemandirian fiskal pola partisipatif. Namun demikian, peningkatan kualitas perencanaan pembangunan harus terus dilakukan melalui perluasan basis pajak dan efisiensi belanja,” ujar Juli Suryadi.
Selain itu, ia menekankan pentingnya peran pejabat JPT Pratama sebagai motor penggerak birokrasi yang profesional. Menurutnya, di tengah dinamika fiskal nasional, pimpinan perangkat daerah dituntut lebih cermat dalam mengelola penerimaan dan memastikan setiap rupiah anggaran memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun kesamaan persepsi mengenai arah kebijakan fiskal daerah serta penguatan pengawasan intern. Sambutan Wakil Bupati Mempawah pun ditutup dengan pantun sebagai simbol semangat kebersamaan dan kolaborasi.
Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan. Melalui forum ini, diharapkan tata kelola keuangan daerah di seluruh wilayah Kalimantan Barat, termasuk Kabupaten Mempawah, semakin transparan, akuntabel, dan berintegritas.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Mempawah Ismail, staf ahli bupati, para kepala organisasi perangkat daerah se-Kalimantan Barat, serta tamu undangan lainnya. (san)




















Discussion about this post