
Jurnalis.co.id – Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kabupaten Kubu Raya kini resmi memiliki sekretariat sendiri.
Wakil Bupati Kubu Raya Sukiryanto meresmikan Sekretariat IPHI Kubu Raya yang berlokasi di Kompleks Duta Bandara, Desa Teluk Kapuas, Kecamatan Sungai Raya, Jumat (23/1/2026). Peresmian ini menandai babak baru kemandirian organisasi para alumni haji di daerah tersebut.

Peresmian sekretariat berlangsung khidmat. Sukiryanto yang juga menjabat sebagai Ketua IPHI Kubu Raya menyebut keberadaan sekretariat sebagai fondasi penting untuk menggerakkan roda organisasi secara lebih leluasa dan terarah.
“Alhamdulillah, hari ini kita tasyakuran. Ini bukan sekadar peresmian gedung, tapi tanda IPHI sudah punya rumah organisasi sendiri,” ujar Sukiryanto.
Menurutnya, sekretariat yang dimiliki secara mandiri akan menumbuhkan rasa memiliki sekaligus memberikan kebebasan bagi pengurus dalam menuangkan gagasan dan menyusun berbagai program pembinaan.
“Kalau sudah merasa ini rumah sendiri, pergerakan kita lebih bebas. Ide-ide bisa mengalir, karena kita hadir di tempat milik kita sendiri,” katanya.
Sukiryanto menegaskan, ke depan IPHI Kubu Raya tidak boleh bergantung sepenuhnya pada bantuan pemerintah daerah.
Ia mendorong pengurus untuk mulai membangun kemandirian organisasi melalui berbagai peluang usaha yang produktif.
“IPHI ini jangan selalu berharap bantuan dari pemerintah daerah. Kita harus bisa mencari dan mengelola anggaran sendiri, supaya pembinaan terhadap sekitar 1.600 alumni haji di Kubu Raya bisa berjalan optimal,” ucapnya.
Salah satu gagasan yang disampaikan Sukiryanto adalah pembentukan unit usaha perjalanan ibadah. Dengan memiliki travel sendiri, IPHI diharapkan mampu merintis kemandirian sekaligus mempererat kebersamaan antaralumni haji.

“Kalau IPHI punya travel, ayo jemaahnya ikut. Kita tanamkan rasa memiliki bersama. Soal harga, kalau perlu lebih murah, bukan untuk bersaing, tapi untuk kebersamaan,” tutur Sukiryanto.
Selain itu, ia juga mendorong IPHI untuk merambah sektor pertanian yang saat ini menjadi salah satu fokus pembangunan nasional. Usaha sederhana namun berkelanjutan dinilai dapat menjadi penopang operasional organisasi.
“Yang paling ringan misalnya beternak ayam petelur. Kita patungan, lalu sebagian keuntungannya kita sisihkan untuk operasional IPHI. Dengan begitu, IPHI bisa benar-benar mandiri,” jelasnya.
Sukiryanto berharap seluruh pengurus IPHI memiliki semangat yang sama untuk menghidupkan organisasi, tidak hanya secara struktural, tetapi juga dari sisi ekonomi dan sosial.
“Intinya membuka peluang usaha. Dari situ IPHI bisa bergerak lebih kuat,” tambahnya.
Dengan diresmikannya Sekretariat IPHI Kubu Raya, harapan akan lahirnya organisasi alumni haji yang solid, mandiri, dan produktif kian menguat.
“IPHI Kubu Raya diharapkan tumbuh menjadi ruang pengabdian yang menebar manfaat bagi umat dan daerah,” pungkas Sukiryanto.
[Sul]




















Discussion about this post