
JURNALIS.co.id – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sintang terus melakukan pembenahan sistem penanganan sampah di sejumlah titik strategis, khususnya kawasan permukiman dan pusat aktivitas masyarakat.
Salah satu langkah konkret dilakukan melalui pembangunan dan penataan Tempat Penampungan Sementara (TPS) di Jalan Hutan Wisata, Kelurahan Alai, Kecamatan Sintang.
Kepala DLH Kabupaten Sintang, Siti Musrikah, mengatakan pembangunan TPS di Jalan Hutan Wisata telah rampung dikerjakan pada Kamis malam dan saat ini masih menunggu proses pengeringan.

“Alhamdulillah, pengerjaan bak sampah di Jalan Hutan Wisata sudah selesai malam kemarin dan sekarang tinggal menunggu kering. Besok anggota kami akan melaksanakan kerja bakti untuk membersihkan serta merapikan area di sekitar bak sampah tersebut,” ujar Siti Musrikah, Selasa (3/2/2026).
Menurutnya, penataan TPS tersebut bertujuan untuk mengurangi tumpukan sampah yang kerap berserakan di badan jalan, sekaligus meningkatkan kenyamanan dan kebersihan lingkungan bagi warga sekitar.
Selain di Jalan Hutan Wisata, DLH Sintang juga melakukan peninjauan langsung ke TPS Pasar Seroja, yang berada di kawasan pusat aktivitas ekonomi masyarakat.
Peninjauan ini dilakukan bersama Lurah Alai serta dua personel Babinsa sebagai bentuk sinergi lintas sektor dalam menjaga kebersihan lingkungan.
“Hari ini kami juga meninjau TPS di Pasar Seroja. Rencananya hari Jumat akan dilaksanakan kerja bakti bersama, kemudian pada Sabtu dan Minggu kami lanjutkan dengan pembangunan bak sampah yang lebih rapi dan tertata di kawasan pasar,” jelasnya.

Siti Musrikah menegaskan bahwa penataan TPS di kawasan pasar menjadi perhatian serius DLH Sintang, mengingat pasar merupakan salah satu penyumbang volume sampah terbesar setiap harinya.
Dengan tersedianya bak sampah yang lebih representatif, pengelolaan sampah diharapkan dapat berjalan lebih tertib dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat.
Lebih lanjut, DLH Sintang juga mengajak masyarakat serta para pedagang untuk berperan aktif menjaga kebersihan dengan membuang sampah pada tempat yang telah disediakan dan mematuhi jadwal pembuangan sampah yang ditetapkan.
“Penanganan sampah tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Perlu dukungan masyarakat agar lingkungan tetap bersih dan sehat,” tambahnya.
Upaya pembenahan TPS dan pelaksanaan kerja bakti ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Sintang dalam meningkatkan kualitas lingkungan, sekaligus menekan dampak negatif sampah terhadap kesehatan dan estetika kota.
(cok)




















Discussion about this post