
JURNALIS.CO.ID – Bupati Mempawah yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Kalimantan Barat, Erlina, menghadiri pembukaan The Jakarta International Handicraft Trade Fair (INACRAFT) 2026 di Jakarta Convention Center (JCC), Rabu (4/1/2026).
INACRAFT dikenal sebagai pameran kerajinan terbesar di Asia Tenggara dan telah digelar secara konsisten sejak 1999. Pembukaan resmi dilakukan oleh Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Teuku Riefky Harsya bersama Ketua Umum Dekranas Selvi Gibran Rakabuming serta jajaran pendiri Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (ASEPHI), yang ditandai dengan pemukulan lesung.
Tahun ini, INACRAFT mengangkat tema “Exploring and Celebrating Womenpreneurs in Craft” sebagai bentuk penghargaan atas peran strategis perempuan dalam pengembangan sektor kriya. Tema tersebut menegaskan kontribusi perempuan sebagai inovator, pelaku usaha, sekaligus penjaga nilai budaya yang menopang ekonomi keluarga dan daerah.
Dalam sambutannya, Menteri Ekonomi Kreatif RI Teuku Riefky Harsya menyampaikan apresiasi terhadap konsistensi ASEPHI dalam menjaga reputasi INACRAFT selama lebih dari dua dekade.
“Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025, subsektor fashion mencatat nilai ekspor sebesar 16,3 miliar dolar AS sepanjang Januari hingga November 2025, disusul subsektor kriya dengan capaian ekspor 12,03 miliar dolar AS pada periode yang sama,” ujar Teuku Riefky.
Ia menegaskan bahwa INACRAFT 2026 bukan sekadar ajang promosi dan transaksi, tetapi juga momentum memperkuat ekosistem kriya yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan, khususnya melalui penguatan peran perempuan pelaku usaha.
Sementara itu, Bupati Erlina menyebut kehadirannya sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap pengembangan ekonomi kreatif dan peningkatan kesejahteraan pelaku usaha kecil, terutama pengrajin di Kalimantan Barat.
“Kehadiran ini menjadi simbol dukungan kuat pemerintah daerah terhadap kreativitas dan daya saing produk lokal, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Erlina.

Ia juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Mempawah turut berpartisipasi dalam INACRAFT 2026. Partisipasi tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Dekranasda Kabupaten Mempawah Rosnilawati Juli Suryadi bersama jajaran pengurus Dekranasda serta pelaku usaha kriya lokal.
“Kehadiran Pemkab Mempawah menjadi simbol dukungan nyata pemerintah daerah terhadap kreativitas dan daya saing produk lokal, baik di tingkat nasional maupun internasional,” tegasnya.
Erlina menambahkan, pembukaan INACRAFT 2026 turut dihadiri seluruh Ketua Dekranasda dari 14 kabupaten dan kota se-Kalimantan Barat. Menurutnya, momentum ini menjadi sarana strategis untuk mengevaluasi sekaligus meningkatkan kualitas produk kerajinan daerah.
“Dengan peningkatan standar mutu, diharapkan produk UKM Kalimantan Barat mampu bersaing lebih kompetitif dan memberikan dampak ekonomi langsung bagi keluarga para pengrajin,” tuturnya.
Ia juga menilai kehadiran Ketua Umum ASEPHI sebagai peluang memperluas jejaring dan akses pasar bagi produk unggulan Kalbar, sekaligus mendorong lahirnya inovasi baru di sektor kriya.
“Melalui Dekranasda, pemerintah daerah berkomitmen terus memberikan motivasi dan inspirasi kepada para pelaku UKM agar tumbuh menjadi wirausaha yang mandiri dan berdaya saing,” pungkasnya. (san)




















Discussion about this post