
JURNALIS.CO.ID – MEMPAWAH – Bupati Mempawah Erlina menghadiri prosesi peletakan batu pertama (groundbreaking) proyek smelter aluminium dan Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, Jumat (6/2/2026). Kehadiran Bupati menegaskan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap pengembangan industri hilir berbasis sumber daya alam di wilayah tersebut.
Groundbreaking proyek smelter yang digagas Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) itu menjadi bagian dari program hilirisasi nasional yang bertujuan memperkuat struktur ekonomi Indonesia menuju industri bernilai tambah. Proyek smelter aluminium dan SGAR di Mempawah memiliki nilai investasi total sebesar Rp87,7 triliun.
Bupati Erlina menyambut positif dimulainya pembangunan proyek strategis tersebut dan menilai kehadiran industri smelter akan membawa dampak besar bagi pertumbuhan ekonomi daerah serta kesejahteraan masyarakat Mempawah.

“Pembangunan smelter ini merupakan momentum penting bagi Kabupaten Mempawah. Kami berharap kehadiran industri hilir aluminium dapat membuka lapangan kerja, meningkatkan perekonomian daerah, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Erlina usai mengikuti prosesi peletakan batu pertama.
Menurut Erlina, Pemerintah Kabupaten Mempawah siap mendukung kelancaran pembangunan proyek, baik dari sisi perizinan, koordinasi lintas sektor, maupun penyiapan sumber daya manusia lokal agar dapat terlibat dalam rantai industri yang dibangun.

“Pemerintah daerah berkomitmen menciptakan iklim investasi yang kondusif dan memastikan masyarakat lokal mendapatkan kesempatan berperan serta, baik sebagai tenaga kerja maupun pelaku usaha pendukung,” ujarnya.
Ia juga berharap pembangunan smelter aluminium dan SGAR di Mempawah dapat berjalan sesuai rencana dan tetap memperhatikan aspek lingkungan serta keberlanjutan pembangunan daerah.
Proyek smelter aluminium dan SGAR di Mempawah merupakan salah satu dari enam proyek hilirisasi fase pertama yang dilaksanakan secara serentak di 13 lokasi di Indonesia. Selain memperkuat industri aluminium nasional, proyek ini diproyeksikan menyerap puluhan ribu tenaga kerja serta meningkatkan penerimaan negara dan devisa. (san)



















Discussion about this post