
JURNALIS.CO.ID – MEMPAWAH – Wakil Bupati Mempawah Juli Suryadi bersama Sekda Mempawah Ismail dan jajaran terkait mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang dipimpin Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara virtual dari Gedung Mempawah Command Center (MCC), Senin (9/2/2026).
Rakor tersebut membahas langkah strategis pengendalian inflasi menjelang perayaan Tahun Baru Imlek, bulan suci Ramadhan, hingga Idul Fitri 1447 H. Pemerintah pusat meminta seluruh pemerintah daerah meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kenaikan harga sejumlah komoditas penting.
Dalam arahannya, Mendagri Tito Karnavian menegaskan pentingnya menjaga stabilitas harga pangan, khususnya beras dan komoditas hortikultura seperti cabai serta bawang merah selama Februari 2026. Rakor juga dirangkaikan dengan pemantauan panen raya di sejumlah daerah sebagai bagian dari upaya menjaga pasokan.

Ia turut mengingatkan pemerintah daerah untuk mengantisipasi kemungkinan lonjakan harga tiket pesawat dan kebutuhan pokok menjelang Ramadhan dan Idul Fitri. Salah satu langkah yang didorong adalah pelaksanaan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).
Tito juga memaparkan bahwa penyumbang inflasi tertinggi tahun 2026 dibandingkan Januari 2025 berasal dari komoditas emas dan perhiasan yang mencapai sekitar 93 persen. Kondisi tersebut dipengaruhi fluktuasi harga emas dunia akibat gejolak global. Selain itu, inflasi turut dipengaruhi penyesuaian tarif air dan listrik.
Angka-angka ini menjadi perhatian kita bersama agar dapat menekan laju inflasi dalam menghadapi perayaan Imlek, Ramadhan, dan Idul Fitri 1447 H di seluruh wilayah Indonesia, ujar Tito.

Menanggapi arahan tersebut, Wakil Bupati Mempawah Juli Suryadi menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Mempawah bersama instansi terkait terus berupaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di daerah.
Ia mengatakan salah satu langkah yang dilakukan adalah pelaksanaan operasi pasar guna menekan potensi kenaikan harga menjelang Imlek dan memasuki Ramadhan 1447 H.
Kami terus melakukan koordinasi dan sinergi untuk menjaga ketersediaan serta stabilitas harga di Kabupaten Mempawah, ujar Juli.
Ia menambahkan, pemerintah daerah juga melakukan koordinasi intensif dengan para distributor untuk memastikan pasokan kebutuhan pokok tetap aman sepanjang Februari hingga Maret 2026. Langkah tersebut diharapkan dapat mencegah lonjakan harga yang berpotensi membebani masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Mempawah turut didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Mempawah Ismail dan Staf Ahli Bupati Didik Krismanto.




















Discussion about this post