
JURNALIS.co.id – Langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto dinilai semakin mengukuhkan posisi Indonesia dalam percaturan global, khususnya dalam isu perdamaian dunia.
Apresiasi tersebut disampaikan Ketua Fraksi PAN DPRD Kalimantan Barat, Zulfydar Zaidar Mochtar.
Zulfydar menilai, keterlibatan aktif Indonesia dalam berbagai lembaga dan forum internasional yang membahas isu perdamaian merupakan strategi yang tepat dan relevan dengan dinamika geopolitik saat ini.

Menurutnya, langkah tersebut menunjukkan komitmen pemerintah dalam menempatkan Indonesia sebagai bagian dari solusi atas berbagai konflik global.
“Langkah Presiden Prabowo sangat positif. Kita tidak mungkin berbicara tentang peace building dan perdamaian dunia jika tidak masuk ke ruang-ruang strategis tempat konflik dan solusi dibahas,” ujarnya, Selasa (26/2/2026).
Sekretaris Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Barat itu menegaskan bahwa kebijakan tersebut sejalan dengan politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif.
Ia menyebut, keikutsertaan Indonesia dalam forum-forum perdamaian, termasuk yang melibatkan negara-negara besar, mencerminkan keseriusan dalam mengedepankan dialog serta diplomasi sebagai jalan penyelesaian konflik.
Menurut Zulfydar, Indonesia selama ini dikenal memiliki komitmen kuat terhadap isu perdamaian, termasuk dukungan moral dan historis terhadap perjuangan rakyat Palestina.
Karena itu, keterlibatan aktif di tingkat global dinilai sebagai kelanjutan dari sikap konsisten Indonesia dalam mendorong penyelesaian konflik secara damai.

Sebagai mediator konflik di tingkat lokal dan penulis buku tentang mediasi konflik, ia mengaku bangga melihat posisi Indonesia yang semakin diperhitungkan di kancah internasional.
Ia menilai, dalam beberapa bulan terakhir, Presiden Prabowo menunjukkan intensitas diplomasi yang signifikan, baik dalam forum multilateral maupun pertemuan bilateral dengan sejumlah kepala negara.
“Indonesia kini berada pada posisi yang strategis untuk berkontribusi dalam menurunkan eskalasi konflik antarnegara, terutama di kawasan Timur Tengah dan terkait isu Palestina,” jelasnya.
Ia menambahkan, konflik di Timur Tengah, khususnya yang berkaitan dengan Palestina, masih menjadi salah satu sumber ketegangan global.
Oleh karena itu, peran aktif Indonesia dalam mendorong perdamaian dan pembangunan di kawasan tersebut dinilai sangat penting bagi stabilitas dunia.
Zulfydar berharap langkah diplomasi yang dijalankan pemerintah dapat memberikan kontribusi nyata terhadap terciptanya perdamaian dunia yang berkelanjutan, sesuai dengan cita-cita bangsa Indonesia.
(lov)

















Discussion about this post