
JURNALIS.co.id – Suasana berbeda terlihat di lingkungan Kantor Wali Kota Pontianak, Jumat (27/2/2026) pagi.
Seluruh aparatur sipil negara (ASN) tampak sibuk memungut sampah, membersihkan tanaman liar, merapikan saluran air, hingga menata ulang ruang kerja masing-masing.
Kegiatan korve atau gotong royong ini rutin dilaksanakan setiap pekan sebagai bentuk komitmen menjaga kebersihan dan kedisiplinan.

Korve yang merupakan arahan Presiden tersebut mewajibkan ASN untuk menjaga kebersihan, disiplin, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas.
Selain menciptakan lingkungan kerja yang tertata, kegiatan rutin setiap Jumat pagi ini dinilai mampu meningkatkan kenyamanan sekaligus produktivitas ASN.
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menegaskan bahwa korve bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari upaya membangun budaya kerja yang bersih dan sehat.
Ia menyebut kegiatan ini juga menjadi bentuk dukungan terhadap program pemerintah pusat.
“Kita memang sudah rutin setiap hari Jumat pagi gotong royong membersihkan lingkungan kerja, mulai dari ruang kerja sampai halaman kantor,” ujarnya saat meninjau langsung sejumlah ruangan di Kantor Wali Kota.
Dari hasil peninjauan, Edi masih menemukan beberapa ruangan yang belum tertata optimal. Debu terlihat menumpuk di sudut ruangan, arsip lama yang tidak lagi diperlukan masih tersimpan, hingga kabel internet yang sudah tidak digunakan belum dirapikan.
“Masih banyak debu, masih berantakan, masih ada arsip-arsip yang sebenarnya tidak perlu lagi dipertahankan. Kabel-kabel, terutama kabel internet yang sudah mati, ini harus dibersihkan,” tegasnya.
Menurutnya, kebersihan ruang kerja berpengaruh langsung terhadap suasana dan produktivitas ASN. Lingkungan yang bersih dan rapi akan menciptakan kenyamanan serta meningkatkan kinerja.

“Kalau suasana kerja bersih, kinerja juga meningkat. Ini juga mencerminkan bagaimana kita mau menjadikan Pontianak sebagai kota yang bersih kalau lingkungan kerja sendiri tidak bersih, tentu sulit mewujudkan itu,” katanya.
Edi juga mengimbau seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kota Pontianak untuk lebih peduli terhadap kebersihan, tidak hanya di kantor, tetapi juga di lingkungan rumah dan kota secara keseluruhan.
“Saya minta ASN lebih peduli dengan ruang kerjanya, lingkungan kantornya, lingkungan rumahnya, dan kotanya. Sebagai abdi dan pelayan masyarakat, kita harus menunjukkan kepedulian yang tinggi,” pesannya.
Salah satu ASN yang mengikuti kegiatan korve, Margareta, menyambut positif pelaksanaan gotong royong rutin tersebut.
Ia menilai kegiatan ini tidak hanya menciptakan lingkungan kerja yang bersih, tetapi juga mempererat kebersamaan antarpegawai.
“Dengan korve seperti ini, kami jadi lebih peduli terhadap kebersihan ruang kerja masing-masing. Suasana kantor terasa lebih nyaman dan rapi, sehingga kami juga lebih semangat dalam bekerja,” tuturnya.
Menurutnya, kegiatan bersih-bersih bersama juga menjadi pengingat bagi ASN untuk tidak menunda penataan arsip maupun perlengkapan kerja yang sudah tidak digunakan.
Ia berharap korve rutin terus dipertahankan sebagai bagian dari budaya kerja di lingkungan Pemerintah Kota Pontianak.
“Kalau lingkungan kerja bersih dan tertata, kami yang bekerja di dalamnya juga merasa lebih fokus dan produktif. Ini tanggung jawab bersama,” tutupnya.
(rdh)




















Discussion about this post