
JURNALIS.co.id – Menjelang Hari Raya Idulfitri, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya terus melakukan operasi pasar untuk membantu masyarakat di momen Ramadan.
Di Desa Teluk Pakedai Dua, Kecamatan Teluk Pakedai, pemerintah menyiapkan 560 tabung gas elpiji bersubsidi serta ratusan paket bahan pokok penting (bapokting).
Bupati Kubu Raya Sujiwo mengatakan, program ini memberikan harga terjangkau bagi warga sekaligus menstabilkan harga di pasaran.

“Untuk kali ini kita operasi pasar sebanyak 560 tabung gas elpiji tiga kilogram dengan harga eceran tertinggi (HET) Rp 21 ribu. Tadi untuk seratus orang pertama kita diskon Rp11 ribu jadi bayarnya cukup Rp10 ribu,” kata Sujiwo usai meninjau pelaksanaan operasi pasar di halaman Masjid Nurul Islam Desa Teluk Pakedai Dua, Sabtu (28/2/2026).
Selain gas, subsidi juga diberikan untuk bahan pokok penting. Tiga komoditas—beras, minyak goreng, dan gula pasir—dengan nilai Rp116 ribu disubsidi Rp21 ribu sehingga warga cukup membayar Rp95 ribu. Tak hanya itu, Sujiwo menambahkan subsidi pribadi sebesar Rp20 ribu.
“Begitu juga bapokting, kita diskon untuk seratus orang. Yang awalnya Rp95 ribu per paket, diskon Rp20 ribu jadi tinggal bayar Rp 75 ribu,” jelasnya.
Bupati berharap kehadiran pemerintah melalui operasi pasar dapat meringankan beban masyarakat, khususnya selama bulan suci Ramadan dan menjelang Idulfitri.

“Mudah-mudahan pertama, bisa menormalisasi harga elpiji bersubsidi termasuk bahan-bahan pokok penting ini. Yang kedua, kita bisa membantu meringankan beban masyarakat,” ucap Sujiwo.
Sujiwo menekankan pentingnya operasi pasar, karena di Kecamatan Teluk Pakedai ada pangkalan yang menjual elpiji bersubsidi hingga Rp27 ribu sampai Rp30 ribu, padahal harga seharusnya tidak lebih dari Rp21 ribu.
“Nah, seharusnya pangkalan menjualannya itu tidak boleh lebih dari Rp 21 ribu. Dengan operasi pasar ini salah satunya untuk menormalisasi (harga) sekaligus membantu (masyarakat),” tuturnya.
“Mudah-mudahan kehadiran Pemerintah Kabupaten Kubu Raya melalui pasar murah atau operasi pasar baik elpiji maupun bahan-bahan pokok penting ini bisa meringankan beban masyarakat,” pungkas Sujiwo.
[Sul]




















Discussion about this post