
JURNALIS.co.id – Pembangunan Gedung Gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Kapuas Hulu menghadapi sejumlah kendala serius.
Minimnya ketersediaan lahan milik pemerintah desa, banyaknya wilayah yang masuk kawasan hutan, hingga lokasi desa yang berada di pesisir menjadi faktor utama lambannya realisasi pembangunan.
Kepala Bidang Koperasi pada Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kabupaten Kapuas Hulu, Sutrisna, mengakui progres pembangunan belum sesuai harapan.

“Pembangunan Gerai KDMP di Kapuas Hulu masih jauh dari harapan. Karena seharusnya setiap desa desa harus memiliki bangunan Gerai KDMP,” kata Sutrisna, Selasa (3/3).
Ia menjelaskan, hingga saat ini baru satu gedung Gerai KDMP yang selesai dibangun, yakni di Desa Sibau Hulu, Kecamatan Putussibau Utara. Namun, gerai tersebut pun belum beroperasi.
“Target kemarin beroperasi KDMP bulan Maret 2026, cuma di Kapuas Hulu ini belum bisa beroperasi karena banyak belum terbangun. Baru selesai hanya satu koperasi dibangun, yang masih dalam proses pembangunan 31 koperasi,” ujarnya.
Menurut Sutrisna, gedung yang telah selesai dibangun masih harus menunggu peresmian sebelum difungsikan. Selain itu, sarana dan prasarana di dalam gedung juga harus dilengkapi terlebih dahulu.
“Untuk mengisi kebutuhan sarana dan prasarana didalam Gerai tersebut seperti rak, lemari pendingin dan lainnya yakni dari PT Agrinas Nusantara. Sementara untuk kebutuhan penjualan seperti sembako dan lainnya pihak pengelola bekerjasama dengan BUMN seperti Bulog, Id Food, Pertamina, Pupuk Indonesia, Kimia Farma. BRI, BNI, BSI, Mandiri,” ujarnya.
Sutrisna menegaskan, tujuan utama pembentukan Kopdes Merah Putih adalah memberdayakan masyarakat demi mewujudkan kemandirian ekonomi desa.

Ia menilai, jika setiap desa mampu mandiri secara ekonomi, maka kemandirian ekonomi nasional akan ikut terwujud meski dihadapkan pada tantangan global.
“Kopdes Merah Putih ini menjadi momentum untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis gotong royong. Maka dari itu saya berharap pembangunan Kopdes Merah Putih cepat selesai dan cepat beroperasi,” harapnya.
Sementara itu, Kepala Desa Lunsara Kecamatan Putussibau Selatan, Hasbi, menyampaikan hingga kini di desanya belum ada pembangunan KDMP karena terkendala lahan.
“Kita ada lahan desa, tapi lokasinya tidak strategis. Sementara pembangunan KDMP ini harus di pinggir jalan,” ucapnya.
Ia menambahkan, pembangunan KDMP membutuhkan lahan seluas 1.000 meter persegi, sementara desa tidak memiliki lahan strategis dengan luas tersebut.
“Lahan seluas itu pun ada, namun milik masyarakat. Untuk kita membeli lahan tersebut kita tidak memiliki dana,” pungkasnya.
(Opik)



















Discussion about this post