
JURNALIS.co.id – Ratusan warga memadati halaman Masjid Amin Al Fahim, Desa Kuala Dua, Kecamatan Sungai Raya, Selasa (3/3/2026), untuk mendapatkan elpiji dan sembako bersubsidi dalam kegiatan operasi pasar yang dirangkaikan dengan safari Ramadan pemerintah daerah.
Sebanyak 560 tabung elpiji dan ratusan paket bahan pokok disiapkan bagi masyarakat. Antusiasme warga terlihat sejak pagi hari demi memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau menjelang Hari Raya Idulfitri.
Bupati Kubu Raya, Sujiwo, mengatakan elpiji dijual seharga Rp18.500 per tabung. Namun, khusus untuk 100 pembeli pertama, ia kembali memberikan subsidi pribadi sebesar Rp8.500 sehingga masyarakat cukup membayar Rp10.000 per tabung.
“Ini untuk elpiji ada 560 tabung yang dijual Rp18.500. Kemudian untuk 100 orang pertama saya subsidi Rp8.500 jadi dijual cukup Rp10.000. Kemudian untuk sembakonya itu minyak goreng 1 liter, gula 1 kilo, kemudian beras 5 kilo. Itu kita subsidi dari pemerintah dan pribadi, jadi harganya tinggal Rp50.000,” kata Sujiwo saat meninjau operasi pasar.
Selain elpiji, paket sembako yang terdiri dari minyak goreng 1 liter, gula 1 kilogram, dan beras 5 kilogram dijual dengan harga Rp50.000 setelah mendapat subsidi dari pemerintah daerah dan tambahan subsidi pribadi dari bupati.
Sujiwo menegaskan, operasi pasar digelar untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan selama Ramadan sekaligus menekan laju inflasi daerah.
“Yang kedua, kita menekan inflasi. Kemudian kita juga melakukan normalisasi harga karena menjelang Idulfitri selalu harga-harga bahan pokok penting atau sembako itu merangkak naik karena memang berlaku hukum pasar permintaannya tinggi,” jelasnya.
Ia berharap kehadiran pemerintah melalui operasi pasar dapat memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
“Mudah-mudahan kehadiran pemerintah melalui operasi pasar ini dapat meringankan beban masyarakat,” ucapnya mengakhiri.
[Sul]





















Discussion about this post