
JURNALIS.co.id – Bupati Jember, Muhammad Fawait, memiliki cara unik dalam memotivasi anak-anak di Kecamatan Ajung agar rajin belajar dan tetap fokus meraih cita-cita.
Dalam kegiatan Safari Ramadan bertajuk “Gus Sapa Ramadan” yang digelar di Pendopo Kecamatan Ajung, Gus Fawait—sapaan akrab Bupati Jember—memberikan motivasi kepada anak-anak yatim yang hadir dalam acara tersebut.
Sebagai sosok yang juga berlatar belakang pendidikan pesantren, Gus Fawait dikenal cukup dekat dengan generasi muda, khususnya anak-anak pondok pesantren.
Ia bahkan memiliki pondok pesantren sendiri di kampung halamannya di Desa Pondokjeruk, Kecamatan Jombang, Jember.
Dalam sesi motivasi itu, Gus Fawait mengundang salah satu anak yatim bernama Fina untuk maju ke depan. Ia kemudian menanyakan cita-cita Fina.
Anak perempuan yang mengenakan hijab hijau muda itu dengan percaya diri menjawab bahwa ia ingin menjadi dokter.
Mendengar jawaban tersebut, Gus Fawait kemudian meminta Direktur RSD Balung, Andre Kusuma, untuk berdiri dan memperkenalkan dirinya kepada anak-anak.
Dokter Andre menyampaikan bahwa dirinya juga berasal dari desa.
“Saya anak dari desa, Gus,” ujarnya.
Ia pun memberikan pesan kepada anak-anak agar rajin belajar, patuh kepada orang tua, dan tidak lupa berdoa untuk meraih cita-cita.
Fina sendiri merupakan bagian dari 100 anak yatim piatu yang menerima bantuan sosial berupa sembako dan pakaian dari Dinas Sosial Kabupaten Jember.
Tak berhenti di situ, Gus Fawait juga memanggil Direktur RSD Kalisat, Nurullah Hidajahningtyas, yang ternyata juga berasal dari desa di Bondowoso.
“Kamu sekolah, mondok, ngaji, dan kuliah. Kamu bisa sukses seperti beliau-beliau,” ujar Gus Fawait kepada Fina.
Untuk semakin memotivasi anak-anak, ia juga meminta beberapa pejabat Pemerintah Kabupaten Jember berdiri dan menceritakan latar belakang mereka.
Kepala Dinas Koperasi dan Perdagangan Kabupaten Jember, Sartini, misalnya, mengungkapkan bahwa dirinya berasal dari keluarga pedagang pasar tradisional dan berhasil menempuh pendidikan hingga strata dua.
Kemudian Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, Arief Tjahjono, juga turut diminta berbagi kisah pendidikan kepada anak-anak.
Sosok terakhir yang diperkenalkan adalah Camat Ajung Muhammad Sifak Beni Kurniawan, yang mengaku berasal dari daerah Gumukmas dan merupakan alumni Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN).
Melalui cara tersebut, Gus Fawait ingin menunjukkan kepada anak-anak bahwa siapa pun bisa meraih kesuksesan, meski berasal dari desa, asalkan mau belajar dengan tekun.
Sebelum kegiatan motivasi berlangsung, para pendamping anak-anak juga mendapatkan sosialisasi dari Dinas Sosial Kabupaten Jember mengenai pencegahan kekerasan terhadap anak serta pemenuhan hak anak.
Kegiatan ditutup dengan penyerahan bantuan berupa sembako serta pakaian koko dan gamis kepada anak-anak yatim yang hadir. Mereka pun pulang dengan wajah penuh senyum setelah mengikuti kegiatan tersebut.
(Sgt)






















Discussion about this post