
JURNALIS.co.id – Kepemimpinan Bupati Ketapang Alexander Wilyo bersama Wakil Bupati Jamhuri Amir dalam satu tahun terakhir mendapat apresiasi dari berbagai kalangan.
Ketua Tanfidziyah PC Nahdlatul Ulama Ketapang, KH Abdullah Al Faqir, menilai arah kebijakan pembangunan yang dijalankan sudah berada pada jalur yang tepat, khususnya dalam mendorong percepatan ekonomi daerah.
“Apa yang sudah dilakukan selama ini luar biasa. Salah satunya seperti upaya percepatan ekonomi, dimana telah mendahulukan pembangunan akses transportasi. Tentu patut kita dukung,” kata Al Faqir, Jumat (03/04/2026).
Menurutnya, konsep percepatan ekonomi yang diusung Bupati Ketapang tidak bersifat instan, melainkan telah melalui perencanaan matang bahkan jauh sebelum menjabat sebagai kepala daerah.
“Dari perencanaan itu, khusus percepatan ekonomi, saya melihat beliau mengedepankan pembanguan infrastruktur. Secara konsep ekonomi, langkah yang dilakukan itu sudah betul,” ungkapnya.
Selain fokus pada pembangunan, Al Faqir juga menyoroti gaya kepemimpinan yang terbuka dan komunikatif.
Ia menilai Pemerintah Kabupaten Ketapang aktif membangun komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat guna menyerap aspirasi.
“Satu tahun belakangan, komunikasi bersama semua elemen terus dibangun dalam rangka menyerap berbagai saran dan masukan. Ini prestasi, dan seorang leadersif memang harus seperti itu,” ucapnya.
Pengasuh Pondok Pesantren Mambaul Khairat itu menegaskan, pembangunan daerah tidak dapat dilakukan secara sendiri oleh pemerintah, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
“Membangun Ketapang tidak bisa sendiri. Semua elemen tidak cukup hanya memandang, tetapi juga penting memberikan sumbangsih kepada pemerintah, termasuk peran serta masyarakat,” ujarnya.
Ia pun mengajak masyarakat untuk mendukung berbagai program strategis yang tengah berjalan, sekaligus aktif memberikan kontribusi pemikiran di berbagai sektor, mulai dari infrastruktur, pendidikan hingga kesehatan.
“Dukung program yang sudah berjalan dan berikan sumbangsih terhadap daerah ini. Dengan demikian, semua yang menjadi program strategis daerah dapat berjalan dengan baik,” ajaknya.
Di sisi lain, Al Faqir juga mengingatkan pentingnya sikap bijak dalam menyampaikan kritik dan saran kepada pemerintah.
Ia menilai kritik yang konstruktif akan lebih bermanfaat dibandingkan pandangan yang bersifat sempit dan emosional.
“Yang sangat berbahaya adalah berfikir picik dan sempit. Orang sensitif tidak akan bisa menilai yang baik, tapi sebaliknya. Ini penyakit yang harus diobati,” ketus Al-Faqir.
Ia berharap masyarakat dapat lebih objektif dalam menilai kinerja pemerintah, dengan melihat capaian dan program yang dijalankan secara menyeluruh.
“Artinya, lihat dulu apa yang diperbuat. kita harus ketahui bahwa yang ditangani pemerintah tidak hanya pada satu sektor, akan tetapi melayani semua,” timbalnya.
Ke depan, ia berharap Pemerintah Kabupaten Ketapang terus meningkatkan progres pembangunan, meskipun di tengah tantangan efisiensi anggaran yang dihadapi saat ini.
“Jalankan semua program semaksimal mungkin, meskipun di tengah efisiensi anggaran saat ini. Intinya untuk kemajuan Ketapang, masyarakat akan terus mendukung,” tutupnya.
(lim)






















Discussion about this post