
Jurnalis.co.id – Pemerintah Kabupaten Jember berkolaborasi dengan Bulog Cabang Jember bersinergi menyalurkan Bantuan Pangan untuk ratusan ribu warga. Bapang tersebut merupakan alokasi bantuan periode Februari dan Maret 2026 dari pemerintah pusat.
Bapang mulai disalurkan kepada Penerima Bantuan Pangan (PBP), Kamis (9/4/2026). Berupa 20 kilogram beras medium, 4 bungkus satu liter minyak goreng.
Kepala Bulong Cabang Jember, Ade Saputra, beberapa waktu lalu di Pendopo Wahyawibawagraha mengungkapkan, jumlah penerima bantuan pangan Tahun 2026 ini sebanyak 390.744 PBP. Bahan pangan yang disalurkan setara 7,8 ribu ton beras dan 1.540 kilo liter Migor.
“Jika dibandingkan dengan tahun lalu, jumlahnya naik 93,23 persen,” kata Ade.
Menurut Ade, Bulog juga memiliki tanggung jawab menjaga stabilitas harga beras di pasaran. Oleh karena itu, Bulog Jember punya strategi khusus dalam penyaluran Bapang kali ini.
Bapang disalurkan di wilayah perkotaan. Yakni di tiga kecamatan kota, Kaliwates, Patrang dan Sumbersari. Hal ini untuk menjaga hasil panen padi di pedesaan agar tetap stabil. Setelah itu Bulog akan menyalurkan ke desa-desa, sebab panen telah selesai.
Bulog menggunakan aplikasi terbaru dengan data kompilasi. Yaitu data yang diolah dari Kemensos, Kemendagri, Kementrian PMK dan BPS.
Hari ini disalurkan ke beberapa kelurahan di kecamatan kota, seperti di Kelurahan Jemberkidul, Kebonsari, Kebonagung, Antorogo dan Banjarsengon.
Ade bilang, penyaluran hari ini adalah uji coba aplikasi dengan menggunakan data kompilasi.
“Trial aplikasi itu pak. Besok launching,” jawab Ade melalui pesan singkat aplikasi WhatsApp.
Menurut sumber terdekat, Bupati Jember, Gus Fawait akan melaunching penyaluran Bapang 2026 esok hari.
Lurah Jemberkidul, Budi Satriyo mengungkapkan, hari ini ada penyalurjan beras dan Migor kepada 1.053 PBP.
Sedangkan Lurah Kebonagung melalui Sekretaris Kelurahan, Ahmad Hanum, menyatakan ada 1.013 PBP.
Lurah Antorogo, Teguh Tri Laksono, juga menyebutkan jumlah PBP hari ini, yaitu 2.263 orang. (Sgt)






















Discussion about this post