
Jurnalis.co.id – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XII Kabupaten Kubu Raya resmi berlangsung di Kecamatan Sungai Ambawang, Selasa (14/4/2026) malam.
Bupati Kubu Raya, Sujiwo menyatakan, berkomitmen untuk terus mendorong peningkatan performa qari dan qariah Kubu Raya disetiap ajang MTQ. Bahkan, untuk MTQ tingkat provinsi, ia menjanjikan hadiah umrah sebagai bentuk apresiasi bagi para juara.
Sujiwo mengaku optimistis, Kubu Raya berpeluang besar meraih prestasi optimal di MTQ Provinsi. Sebab, Kubu Raya memiliki sumber daya qari dan qariah yang melimpah. Karena banyaknya pondok pesantren di wilayaj ini. Bahkan menjadi yang terbanyak se Kalimantan.
“Sehingga potensi untuk menjadi juara umum itu sangat besar. Maka, saya serahkan sepenuhnya kepada teman-teman, khususnya LPTQ untuk menyusun strategi,” ucap Sujiwo usai membuka MTQ di halaman kantor Camat Sungai Ambawang.
Meski potensi Kubu Raya untuk menjadi juara umum sangat besar. Namun menurut Sujiwo, diperlukan pengelolaan dan persiapan yang lebih optimal.
“Tinggal bagaimana mengelola peserta. Supaya peserta yang dikirim, benar-benar yang terbaik dan mampu tampil maksimal di tingkat provinsi,” ucapnya.
Sujiwo menambahkan, Pemkab Kubu Raya selalu mengerahkan kekuatan terbaik dalam mengikuti MTQ Provinsi Kalimantan Barat. Doa, ikhtiar, dan tawakal senantiasa dikedepankan di setiap perjuangan. Meski hingga kini, Kubu Raya belum pernah meraih gelar juara umum.
“Tapi kita harus selalu bisa menerima. Karena tanpa izin Allah, tidak akan pernah ada kejadian apa pun. Kita sudah ikhtiar, kemudian kita tawakal. Hasilnya, kemarin juara tiga, ya kita syukuri,” kata Sujiwo.
Sebagai motivasi untuk peserta, Sujiwo menjanjikan hadiah istimewa bagi qari dan qariah yang berprestasi. Juara pertama akan diberangkatkan umrah. Sementara juara kedua dan ketiga akan diajak berkunjung ke sejumlah daerah di Pulau Jawa.
“Ini bentuk apresiasi. Mudah-mudahan menjadi motivasi bagi putra-putri kita untuk tampil terbaik,” ucapnya.
Terakhir, Sujiwo mengapresiasi pembukaan MTQ XII Kubu Raya yang dinilainya spektakuler. “Gebyarnya sudah seperti tingkat provinsi,” demikian Sujiwo. (Sul)





















Discussion about this post