
Jurnalis.co.id – Bupati Jember, Gus Fawait, memilih menggelar talkshow daripada upacara bendera untuk memperingati Hari Pendidikan Nasional 2026. Meski upacara bendera diadakan di setiap sekolah. Namun tidak ada upacara khusus di kabupaten.
Talkshow bertemakan ‘Transformasi Pendidikan Berbasis Cinta Anak’ ini mengundang Dr Itje Chodijah, MA sebagai pembicara. Kegiatan dilangsungkan di Pendopo Wahyawibawagraha Jember.
350 orang dari unsur Pendidikan hadir di kegiatan ini. Mulai dari tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), MTs dan Sekolah Madrasah di bawah Kementrian Agama.
Gus Fawait membeberkan alasan mengapa memilih menggelar talkshow ketimbang seremonial upacara bendera. Dalam pidatonya, ia mengaku sengaja tidak memilih upacara untuk memperingati Hari Pendidikan Nasional.
“Kenapa? Karena saya tahu, panjenengan hadir di alun-alun, itu tunduk, khusuk, bukan terharu karena saya sambutan, tapi karena kepanasan. Betul?” guyon Gus Fawait Sabtu, (2/4/2026).
Gus Fawait tidak ingin, momentum Hardiknas hanya sekadar seremoni belaka. Ia bertekad untuk meningkatkan wawasan dan keilmuan guru. Oleh karena itu, ia memilih mengadakn talkshow seperti ini.
Bupati termuda sepanjang Kabupaten Jember ini berpendapat, mendidik anak tidak bisa diserahkan sepenuhnya kepada sekolah. Apalagi jam sekolah terbatas. Justru anak lebih banyak waktunya di rumah atau di luar sekolah.
Olehkarena itu, ia mengajak para orangtua untuk ikut terlibat dalam pendidikan anak.
Terobosan ini juga sebagai cara untuk memangkas kemiskinan dalam jangka panjang. Karena pendidikan merupakan investasi Sumber Daya Manusia, untuk menuju kehidupan yang lebih sejahtera.
Sebagai informasi, Dr. Itje Chodidjah, MA, adalah praktisi, pakar pendidikan senior, dan pengajar independen Indonesia yang telah berpengalaman lebih dari empat dekade. Ia dikenal sebagai ahli pelatihan guru, pengajaran bahasa Inggris, dan pernah menjabat sebagai Ketua Harian Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO (KNIU) Periode 2021-2025.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Jember, Arief Tjahjono, menyampaikan, peserta yang hadir hari ini mereka dari Kementrian Agama, Kepala Sekolah Negeri, Kepala Sekolah Terintegrasi 6 Jember, Pengawas Sekolah Negeri, Cabang Dinas Provinsi Jawa Timur wilayah Jember, dan unsur lainnya seperti HIMPAUDI, IGTKI dan PGRI. (Sgt)






















Discussion about this post