
Jurnalis.co.id – Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu memastikan kembali menggelar Festival Danau Sentarum pada Desember 2026. Meski event ini vakum selama tiga tahun terakhir.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kapuas Hulu, Ade Hermanto mengatakan, festival tersebut terakhir kali dilaksanakan pada 2022 dan sejak itu belum pernah kembali diselenggarakan.
“Pada tahun ini, meskipun dengan keterbatasan anggaran, Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu berkomitmen untuk kembali melaksanakan Festival Danau Sentarum yang direncanakan berlangsung di Kecamatan Batang Lupar,” ungkap Ade Hermanto, Senin (4/5/2026).
Menurut Ade, Festival Danau Sentarum merupakan event strategis yang pernah masuk dalam Kalender Event Nasional (KEN) oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia. Oleh karena itu, instansinya menargetkan supaya festival ini dapat kembali masuk dalam KEN.
Ade menjelaskan, untuk dapat kembali masuk dalam KEN, sebuah event harus melalui proses penilaian dan menunjukkan konsistensi serta kualitas pelaksanaan minimal selama tiga tahun berturut-turut.
“Dengan kondisi anggaran yang terbatas, kami juga telah berupaya membangun sinergi dan dukungan dari berbagai pihak, termasuk anggota DPD RI daerah pemilihan Kalimantan Barat, pemerintah provinsi, hingga pemerintah pusat,” ungkapnya.
Ade bilang, konsep Festival Danau Sentarum tahun ini akan difokuskan pada penguatan nilai budaya dan potensi pariwisata lokal Kapuas Hulu. Kegiatan tersebut diharapkan mampu menarik kunjungan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.
“Festival ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan sektor pariwisata Kapuas Hulu setelah vakum selama tiga tahun. Sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat,” katanya.
Selain itu, panitia juga merencanakan untuk mengundang delegasi dari negara tetangga seperti Malaysia dan Brunei Darussalam, untuk memperluas promosi pariwisata daerah di tingkat internasional.
Namun demikian, Ade menegaskan, bahwa kesiapan sarana dan prasarana menjadi hal penting yang harus diprioritaskan. Termasuk penyediaan homestay dan fasilitas pendukung lainnya di kawasan Kecamatan Batang Lupar.
Ia juga mengimbau seluruh elemen masyarakat, khususnya di Kecamatan Batang Lupar, untuk turut berpartisipasi dan mendukung pelaksanaan festival tersebut.
“Partisipasi aktif masyarakat sangat dibutuhkan untuk menyukseskan kegiatan ini. Kami berharap Festival Danau Sentarum tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga mampu mempererat kebersamaan, melestarikan budaya, serta meningkatkan daya tarik pariwisata daerah dengan suasana yang aman dan kondusif,” demikian Ade Hermanto. (Opik)




















Discussion about this post