
Jurnalis.co.id – Wakil Bupati Ketapang, Jamhuri Amir, melepas keberangkatan 12 Calon Jemaah Haji (CJH) Kabupaten Ketapang 2026 pada Jumat (8/5/2026). Kegiatan ini berlangsung secara seremoni di halaman Pendopo Bupati Ketapang.
Dalam pidatonya, Jamhuri mengajak semua hadirin untuk senantiasa bersyukur kepada Allah SWT, terutama atas nikmat kesehatan dan kesempatan yang diberikan. Sehingga para jemaah dapat menunaikan ibadah haji di tahun ini.
“Tidak henti-hentinya kita ucapkan puji syukur kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa. Karena berkat rahmat dan karunianya kita bisa berkumpul pada pagi hari ini untuk melepas para calon jemaah haji Kabupaten Ketapang yang Insya Allah akan berangkat,” ujar Jamhuri.
Di kesempatan ini, Jamhuri turut menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, terutama menyoal kuota haji Kabupaten Ketapang. Sebab tahun ini turun bila dibandingkan tahun lalu.
Jamhuri bilang, kebijakan pemangkasan kuota adalah keputusan pemerintah pusat, yang menyesuaikan dengan jumlah penduduk di setiap daerah.
“Kami mohon maaf, haji tahun ini berbeda dengan tahun lalu. Jemaah kita tahun ini hanya 12 orang. Pemerintah daerah juga belum bisa berusaha maksimal untuk meningkatkan kuota. Karena ada pembatasan dari pusat,” jelasnya.
Mengenai sistem pembagian kuota haji nasional, menurut Jamhuri, hal itu didasarkan pada jumlah penduduk di setiap wilayah. Daerah dengan jumlah penduduk lebih banyak, akan mendapatkan kuota lebih besar. Meskipun waktu tunggu keberangkatannya juga lebih panjang.

“Kalau di pulau Jawa, antreannya bisa mencapai 40 sampai 50 tahun sebelum berangkat. Sementara di Ketapang maksimal sekitar 15 sampai 20 tahun,” bebernya.
Jamhuri kemudian mendoakan semua jemaah supaya diberikan kemudahan dan kesehatan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. Serta kembali ke tanah air dengan selamat dan mendapatkan predikat haji mabrur dan mabruroh.
“Mudah-mudahan, semua jemaah menjadi haji yang mabrur dan mabruroh. Selamat pergi dan semoga selamat kembali ke tanah air,” ucapnya.
Jamhuri mengingatkan semua jemaah agar menjaga kesehatan fisik selama menjalankan rangkaian ibadah haji. Menurutnya, kesiapan fisik sangat penting, terutama bagi jemaah yang berangkat sudah berusia lansia.
“Pesan kami, jaga kesehatan dengan baik. Karena ibadah haji sangat mengutamakan fisik. Apalagi ada orang tua kita yang sudah sepuh, jadi harus saling menjaga dan tetap kompak selama di sana,” pesan Jamhuri. (Lim)




















Discussion about this post