
Jurnalis.co.id – Bupati Kubu Raya, Sujiwo, kembali mengingatkan soal pentingnya persatuan dan kesatuan sebagai kunci utama keberhasilan Pembangunan daerah.
Menurutnya, besarnya anggaran pembangunan di Tingkat daerah maupun nasional tidak akan berdampak maksimal, jika masyarakat terpecah belah. Pandangan ini disampaikan Sujiwo saat membuka Fun Run for Charity (Waisak Run) di Vihara Vajra Bumi Kertayuga, Kecamatan Sungai Raya, Minggu (10/5/2026) pagi.
Sujiwo mengapresiasi penyelenggara, khususnya Ketua Vihara Vajra Bumi Kertayuga, atas inisiasi kegiatan yang menggabungkan aspek kesehatan dan harmoni sosial ini. Selain ajang olahraga lari, lomba dalam rangka perayaan Hari Raya Waisak 2570 BE ini sekaligus mengusung misi sosial penggalangan dana.
“Pertama, sehatnya dapat. Kemudian silaturahminya dapat dan persahabatan kebudayaannya juga dapat,” ucap Sujiwo.
Sujiwo bilang, kondusifitas daerah yang bersumber dari persatuan dan kesatuan adalah faktor utama kelancaran pembangunan. Karena itu, dalam setiap kesempatan, ia senantiasa berpesan untuk selalu menjaga persatuan dan kesatuan.

“Kenapa? Karena persatuan dan kesatuan itu modal utama membangun bangsa ini. Itu juga modal utama saya bersama Pak Wakil Bupati dan pemerintah dalam membangun daerah untuk masyarakat,” ucapnya.
Sujiwo menyatakan, untuk berkomitmen berdiri di atas semua golongan. Ia menegaskan, sebagai pemimpin memiliki tanggung jawab moral untuk mengayomi seluruh lapisan masyarakat, tanpa memandang latar belakang etnis maupun agama.
“Saya seorang muslim, tetapi sebagai Bupati, saya harus menjadi orang tua bagi semua umat. Baik Islam, Katolik, Kristen, Hindu, Buddha, maupun Konghucu,” lugasnya.
“Seperti pada hari ini, saya hadir sebagai orang tua bagi umat Buddha yang sedang merayakan Waisak. Mari kita jaga persatuan lintas etnis dan lintas agama,” demikian Bupati Sujiwo. (Sul)




















Discussion about this post