
Jurnalis.co.id – Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Provinsi Kalimantan Barat melangsungkan pelantikan Pengurus IPSI Kota Pontianak dan IPSI Kabupaten Kubu Raya masa bakti 2026–2030 di Pendopo Gubernur Kalimantan Barat, Minggu (10/5/2026).
Pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua Umum IPSI Kalbar, Alexander Wilyo, yang notabene merupakan Bupati Ketapang.
Alexander Wilyo mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat atas dukungan dan fasilitas yang diberikan untuk acara tersebut. Sehingga acara pelantikan dapat dilaksanakan dengan baik.
Alexander bilang, pencak silat bukan hanya sekadar cabang olahraga. Tetapi warisan budaya nenek moyang yang harus terus dijaga, dilestarikan, dan dikembangkan.
“Selamat dan sukses kepada semua pengurus yang baru dilantik. Pencak silat adalah warisan budaya nenek moyang yang harus kita lestarikan bersama. Kita ingin organisasi semakin kuat dan mampu menghasilkan prestasi di daerah, nasional sampai internasional,” ucapnya.
Menurut Alexander, penguatan organisasi harus disertai dengan peningkatan pembinaan atlet. Bahkan kualitas Sumber Daya Manusia, serta dukungan sarana dan prasarana yang baik.
“Kami berharap, adanya perhatian dan dukungan dari pemerintah daerah terhadap kebutuhan sarana dan prasarana pencak silat. Supaya pembinaan atlet dapat berjalan dengan baik,” katanya.
Sementara itu, Ketua KONI Kalbar sekaligus anggota DPD RI Dapil Kalbar, Daud Yordan, mengajak seluruh pengurus IPSI untuk memperkuat kerja sama dengan pemerintah daerah dan semua pihak terkait, untuk meningkatkan prestasi olahraga pencak silat di Kalimantan Barat.
Menurutnya, Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya memiliki posisi penting sebagai barometer olahraga di Kalimantan Barat.

“Kita ingin IPSI di Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya dapat mencetak atlet-atlet terbaik, yang nantinya dapat mengharumkan nama Kalimantan Barat di tingkat nasional maupun internasional,” seru Daud.
Ia turut menekankan, soal pentingnya kerja sama antar daerah supaya pembinaan atlet berjalan secara berkelanjutan dan tidak terpisah-pisah.
“Mari kita bawa olahraga ke puncak kejayaan dan menjadikan pencak silat Kalimantan Barat semakin maju,” gugahnya.
Di kesempatan yang sama, Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus IPSI Kota Pontianak dan IPSI Kabupaten Kubu Raya yang baru dilantik.
Norsan berpendapat, pencak silat merupakan bagian dari identitas budaya bangsa yang harus terus dijaga di tengah perubahan zaman.
“Pencak silat adalah budaya nenek moyang kita. Jangan sampai budaya ini hilang atau tergerus oleh perkembangan zaman. Kita harus menjaga dan melestarikannya bersama-sama,” ajak Norsan.
Ia pun memastikan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat akan mendukung IPSI untuk pengembangan pencak silat. Baik dalam pembinaan atlet maupun penguatan organisasi.
“Yang sudah berprestasi harus terus dipertahankan dan ditingkatkan. Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat akan terus mendukung aktivitas IPSI demi kemajuan pencak silat di daerah,” demikian Ria Norsan. (Lim)





















Discussion about this post