
Jurnalis.co.id – Memperingati Hari Kartini 2026, Srikandi PLN bersama YBM PLN memilih merayakannya melalui langkah nyata, dengan hadir langsung ke SD Negeri 014 Kelurahan Lamaru, Kecamatan Balikpapan Timur, pada Selasa (21/4/2026).
Di sekolah yang berada di wilayah pelosok tersebut, semangat Kartini bisa dirasakan dengan melihat sosok para guru perempuan yang setiap hari mengabdikan diri mendidik anak-anak di tengah berbagai keterbatasan.
Srikandi dan YBM PLN, menyalurkan bantuan kepada 31 siswa yang yatim dhuafa. Sebagai bentuk dukungan supaya mereka tetap semangat meraih cita-cita.
Perhatian juga diberikan kepada enam guru perempuan honorer, sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam dunia pendidikan.
Di balik pengabdian mereka, tersimpan perjuangan yang tidak selalu terlihat. Meski berpenghasilan terbatas, para guru tetap bertahan mengajar sambil menjalankan peran sebagai ibu dan penopang keluarga.
Walau dengan segala keterbatasan, mereka para guru Perempuan tetap hadir setiap pagi untuk mengajar dan menyalakan semangat belajar anak-anak.
Satu diantara guru honorer penerima bantuan, Rahmah, mengaku terharu atas perhatian yang diberikan Srikandi dan YBM PLN.
“Kadang kami pulang sambil berpikir bagaimana mencukupi kebutuhan di rumah. Tapi ketika masuk kelas dan melihat anak-anak tersenyum, rasanya lelah itu hilang. Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Karena membuat kami merasa perjuangan ini dihargai,” tutur Rahma.

Suasana haru semakin terasa, saat tim menyerahkan enam papan tulis baru untuk sekolah. Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung proses belajar mengajar dan menghadirkan semangat baru bagi para siswa.
Tidak hanya berbagi bantuan, kegiatan tersebut juga diisi dengan edukasi keselamatan ketenagalistrikan kepada para siswa melalui pendekatan yang ringan dan menyenangkan.
Perwakilan Srikandi PLN UPT Balikpapan, Halida Amelia mengatakan, semangat Kartini hari ini hadir dalam perjuangan perempuan-perempuan hebat yang terus mengabdi tanpa banyak sorotan.
“Kartini hari ini adalah para guru honorer yang tetap mengajar meski penuh keterbatasan. Kehadiran kami menjadi bentuk dukungan dan penghargaan atas perjuangan mereka,” kata Halida.
Sementara itu, General Manager PLN UIP3B Kalimantan, Riko Ramadhano Budiawan menyampaikan, PLN ingin hadir di tengah-tengah masyarakat, tidak hanya menghadirkan lstrik. Tetapi juga membawa kepedulian dan harapan bagi masyarakat.
“Semangat Kartini kami lihat nyata dalam dedikasi para guru perempuan di pelosok yang terus menyalakan masa depan anak-anak bangsa,” ujar Riko.
Melalui kegiatan ini, PLN berharap, semangat kepedulian dan penghargaan terhadap perempuan-perempuan hebat di dunia pendidikan dapat terus tumbuh dan memberi manfaat bagi Masyarakat luas. (dis)




















Discussion about this post