
Jurnalis.co.id – PT PLN (Persero) berkomitmen menjaga keandalan sistem kelistrikan melalui aksi nyata bertajuk Care for Asset yang dilangsungkan pada 22 sampai dengan 26 April 2026.
Kegiatan ini menjadi simbol kuat kolaborasi dan dedikasi insan PLN bersama para stakeholder dalam menjaga pasokan listrik supaya tetap andal di wilayah Khatulistiwa.
Dipimpin langsung oleh General Manager PLN UIP3B Kalimantan, kegiatan ini melibatkan sinergi strategis bersama otoritas terkait. Diantaranya PLN UID Kalbar, BIN Kalbar, Sesco Malaysia, PLN Indonesia Power UBP Singkawang, serta PLTBm Siantan.
Kolaborasi tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan sistem kelistrikan tetap aman, andal, dan berkelanjutan. Guna mendukung kebutuhan masyarakat dan pertumbuhan kawasan.
Di balik listrik yang terus menyala, terdapat peran besar insan PLN yang bekerja tanpa henti menjaga dan merawat setiap aset kelistrikan. Melalui Care for Asset, PLN memastikan seluruh infrastruktur berada dalam kondisi optimal sekaligus memperkuat budaya kerja yang mengedepankan keselamatan dan profesionalisme.
Dalam pelaksanaannya, General Manager UIP3B Kalimantan didampingi personel PLN UPT Pontianak, yang merupakan ujung tombak pengelolaan sistem kelistrikan di wilayah Khatulistiwa. Kehadiran mereka mencerminkan semangat kerja keras dan tanggung jawab insan PLN dalam memberikan layanan terbaik bagi masyarakat.
Plh Manager UPT Pontianak atau Assistant Manager Konstruksi dan Penyaluran, M Sabli, turut memastikan kesiapan gardu induk serta infrastruktur vital lainnya.

Rangkaian kunjungan dilakukan ke berbagai titik strategis. Mulai dari UID Kalbar, GI PLTU 3 Bengkayang sebagai simpul interkoneksi Kalimantan Barat dan Sarawak, PLN Indonesia Power UBP Singkawang, hingga Sesco Malaysia sebagai mitra internasional.
Sinergi juga diperkuat bersama BIN Kalbar untuk pengamanan aset strategis nasional. Serta kunjungan ke PLTBm Siantan sebagai bentuk komitmen pengembangan energi baru terbarukan yang turut mendukung keandalan sistem kelistrikan.
General Manager PLN UIP3B Kalimantan, Riko Ramadhano Budiawan mengatakan, momentum Hari Buruh menjadi pengingat bahwa keandalan listrik lahir dari kerja keras dan kolaborasi banyak pihak.
“Keandalan sistem kelistrikan tidak dibangun sendiri. Dibutuhkan kolaborasi yang kuat antar stakeholder serta dedikasi insan PLN yang terus bekerja menjaga sistem tetap andal bagi masyarakat,” ucap Riko.
Melalui momentum Hari Buruh, PLN menegaskan, kesiapan penuh, baik dari sisi infrastruktur maupun sumber daya manusia. Terutama untuk terus bekerja secara profesional, disiplin dalam penerapan SOP dan K3, serta sigap menghadapi setiap potensi gangguan.
“Di balik setiap nyala listrik, ada para pekerja yang terus siaga menjaga sistem tetap berjalan. Ini menjadi bentuk penghargaan kami kepada insan PLN yang terus bekerja menghadirkan terang bagi Indonesia,” demikian Riko. (dis)




















Discussion about this post