
Jurnalis.co.id – Tiga Desa di Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat, resmi masuk nominasi Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Tahun 2026. Ketiga wilayah tersebut adalah Desa Nibung dan Leboyan di Kecamatan Selimbau dan Desa Nanga Embaloh, Kecamatan Embaloh Hilir.
Program yang digagas pemerintah pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia ini bertujuan untuk mentransformasi kawasan pesisir menjadi kampung nelayan yang modern dan mandiri secara ekonomi.
“Tiga desa ini diidentifikasi oleh Kementerian Perikanan. Tinggal kita yang melengkapi dokumen. Mudah-mudahan tahun ini kita kembali mendapatkan program tersebut,” kata Kepala Dinas Perikanan Kapuas Hulu, Bambang, Senin (12/5/2026).
Bambang mengatakan, bila program KNMP kembali didapatkan, ia berharap, dalam pembangunannya ada dibuat pabrik es untuk penyimpanan ikan. Mengingat jumlah hasil tangkap ikan yang dilakukan oleh nelayan sangat banyak. “Apalagi kalau sudah musim kemarau, hasil ikan kita melimpah,” ungkapnya.
Menurut Bambang, kendala yang dihadapi Kabupaten Kapuas Hulu saat ini belum memiliki pabrik es untuk menyimpan hasil panen ikan. Sehingga nelayan pun kebingungan.
“Mau tak mau hasil ikan tangkapan nelayan itu banyak yang busuk dan dijadikan ikan asin,” bebernya.

Bambang mengatakan, pada tahun 2025 kemarin, Pemerintah Kapuas Hulu juga sudah mendapatkan program KNMP di Desa Ujung Said, Kecamatan Jongkong. Namun hingga hari ini, belum selesai pembangunannya.
“Untuk perkembangan pembangunan kampung nelayan di Ujung Said sudah mau rampung. Bahkan dari Kementerian Perikanan sudah survei melihat progresnya,” ujarnya.
Soal kapan KNMP di Ujung Said bisa beroperasi, Bambang mengaku belum tahu. Karena pihaknya bertugas untuk melakukan pembinaan terhadap nelayan ketika KNMP tersebut sudah beroperasi.
“Dan kita juga melaporkan penggunaan kampung nelayan. Tapi yang jelas kita sangat mendukung dan menerima program kampung nelayan, ” demikian Bambang. (Opik)




















Discussion about this post