
JURNALIS.co.id — Patroli Perintis Presisi (3P) Polres Metro Jakarta Selatan menggelar patroli skala besar sejak Sabtu (23/5/2026) malam hingga Minggu (24/5/2026) dini hari.
Langkah ini dilakukan sebagai upaya preventif untuk mengantisipasi aksi tawuran warga, balap liar, hingga kejahatan jalanan (begal) di wilayah Jakarta Selatan.
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Joko Adi, menjelaskan bahwa operasi malam tersebut diawali dengan apel kesiapan yang dipimpin langsung oleh Kapolres Metro Jakarta Selatan di kawasan Blok M.

”TIM 3P melaksanakan Apel Skala Besar Yang di Pimpin Bapak Kapolres Metro Jakarta Selatan di Halaman Pasar Raya Blok M antisipasi Guantibmas dan tawuran warga selanjutnya di laksanakan patroli sekala besar,” kata Joko Adi kepada wartawan, Minggu, 24 Mei 2026.
Sasar Jalur Rawan dan Bubarkan Kerumunan Remaja
Setelah apel, personel disebar ke sejumlah rute yang dinilai rawan gangguan kamtibmas. Petugas melakukan patroli strong point di beberapa lokasi strategis, di antaranya Jalan Fatmawati Pondok Labu, Kolong Tol Andara, Jalan Kahfi 1 pertigaan Herman Susilo, Jalan Lenteng Agung Jagakarsa, hingga Jalan Raya Pasar Minggu.
Dalam pelaksanaannya, petugas menyisir area publik yang sering dijadikan tempat berkumpul hingga larut malam.
Salah satunya di kawasan Taman Waduk Lebak Bulus, di mana polisi menemukan kerumunan remaja yang masih nongkrong.
”TIM 3 melaksanakan patroli memberikan himbauan kepada beberapa Remaja yg nongkrong di taman waduk Lebak bulus agar segera membubarkan diri pulang ke rumahnya masing-masing,” ujarnya.
Periksa Pengendara Mencurigakan
Selain membubarkan kerumunan, petugas di lapangan juga memperketat pengawasan terhadap pengendara roda dua. Di kawasan Pasar Minggu, polisi sempat menghentikan pemuda yang berboncengan tiga karena menunjukkan gerak-gerik mencurigakan.
”TIM 3P menghikan beberapa pemuda yg mencurigakan mengendarai KR2 bengbonceng tiga di jl Raya pasar Minggu setelah dilakukan pemeriksaan tidak ditemukan barang2 yg mambahayakan selanjutnya pemuda tersebut diberikan himbauan agar segera pulang kerumahnya masing2,” jelasnya.
Meski patroli intensif ini berlangsung hingga menjelang pagi hari, pihak kepolisian memastikan tidak ada insiden menonjol atau gesekan yang terjadi di wilayah hukum Jakarta Selatan selama operasi berlangsung.
”TIM 3P kembali ke komando polres Jakarta Selatan. Situasi aman terkendali,” tutupnya.
(kjr)






















Discussion about this post