
Jurnalis.co.id – Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu kembali menerima bantuan bedah rumah dari pemerintah pusat melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) untuk 563 rumah tidak layak huni di tahun 2026.
Melalui program dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP) tersebut, setiap penerima akan mendapatkan bantuan uang sebesar Rp20 juta per rumah.
Plt Kepala Bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Kapuas Hulu, Sudirman menyampaikan, program tersebut sangat dibutuhkan masyarakat. Oleh karena itu, mewakili pimpinan daerah, ia mengucapkan terima kasih atas bantuan pemerintah pusat.

“Masih banyak rumah warga yang kondisinya belum layak huni. Dengan adanya bantuan ini, diharapkan masyarakat bisa tinggal di rumah yang lebih sehat dan nyaman,” kata Sudirman. Senin (25/5/2026).
Sudirman menambahkan, saat ini program BSPS di Kapuas Hulu sudah berjalan. Dimana progres sudah mencapai 30-35 persen. Untuk saat ini bantuan stimulan di Kapuas Hulu masih tahap pertama. Namun kemungkinan akan kembali bertambah.
Penerima BSPS ini akan kategorinya. Misalnya dilihat dari kondisi rumah yang memang tidak layak huni. Artinya, penerima bantuan ini sudah memiliki bangunan rumah.
“Yang tidak memiliki bangunan rumah dipastikan tidak akan mendapatkan program ini. Selain itu, misalnya bangunan rumah itu atapnya bocor, dinding kayu-nya retak dan lantai rumahnya sudah tidak karuan,” urai Sudirman.
Oleh karena itu, program BSPS ini hanya diperuntukkan untuk merehab rumah, bukan bangun baru. “Jadi rumah yang benar-benar mendapatkan bantuan ini, adalah rumah yang hampir roboh,” jelasnya.
Supaya program BSPS ini bisa berjalan dengan baik, Sudirman mengharapkan Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL) dapat mengawasi betul berjalannya program BSPS di lapangan.
“Kami harap, kepada TFL untuk bekerja secara maksimal dan menyesuaikan dengan prosedur yang ada. Jangan sampai, ada masalah di kemudian hari,” harapnya.
Terakhir, Sudirman berharap, para penerima program BSPS dapat merubah kehidupan mereka menjadi lebih layak, dengan kediamannya yang telah diperbaiki.
“Karena kita berharap, masyarakat yang masih menghuni rumah tidak layak huni dapat lebih nyaman mendiaminya setelah ada program BSPS ini,” demikian Sudirman. (Opik)






















Discussion about this post