
Jurnalis.co.id – Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, menyerahkan sembilan ekor hewan kurban, atas nama pribadinya. Penyerahan dilakukan secara simbolis di Surau Darussalam, Kelurahan Sukaharja, Kecamatan Delta Pawan, Selasa (26/5/2026).
Selain itu, Alexander juga menyerahkan satu ekor sapi yang merupakan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Ketapang untuk Pondok Pesantren Hidayaturrahman, di Desa Kalinilam.
Alexander mengaku, bersyukur dan bahagaia karena dapat kembali hadir bersama masyarakat dan tokoh agama dalam tradisi kurban di Idul Adha.

“Doa adalah kekuatan terbesar. Saya menyadari bahwa, saya bukan siapa-siapa tanpa doa dari masyarakat. Karena itu, kegiatan kurban ini menjadi salah satu bentuk rasa syukur sekaligus upaya untuk terus istiqomah dalam berbagi,” ucap Alexander.
Ia menambahkan, tradisi berkurban tidak sekadar memiliki nilai ibadah. Tetapi mengandung makna keteladanan, tentang keikhlasan dan pengorbanan untuk sesama.
“Berbagi kepada masyarakat dengan menghadirkan keberkahan yang luar biasa dalam kehidupan,” seru Alex.
Pada kesempatan ini, Alexander menyampaikan, tahun ini Pemkab Ketapang melalui Organisasi Perangkat Daerah juga menyalurkan hewan kurban. Di luar bantuan pribadi yang diserahkan di sejumlah lokasi yang telah didata.
Selain itu, Kabupaten Ketapang tahun ini kembali menerima bantuan hewan kurban dari Presiden Republik Indonesia. Dimana tahun sebelumnya, Kabupaten Ketapang juga menerima satu ekor sapi bantuan Presiden.
“Alhamdulillah tahun ini Ketapang mendapat dua ekor sapi bantuan dari Bapak Presiden. Setelah kegiatan ini, saya juga akan menyerahkan secara simbolis bantuan itu kepada masyarakat di wilayah Pesaguan,” ujarnya.
Alexander pun berharap, momentum Idul Adha bisa mempererat persatuan dan kerukunan masyarakat di Kabupaten Ketapang.
Apalagi, kata Alexander, pembangunan daerah bukan hanya menjadi tugas pemerintah daerah semata. Namun merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
“Kita ingin Ketapang tetap damai, rukun, dan menjadi keluarga besar yang memiliki semangat yang sama dalam membangun daerah. Membangun Ketapang bukan hanya tugas bupati, tetapi tugas kita semua. Supaya Ketapang menjadi daerah yang maju, mandiri, dan masyarakatnya semakin sejahtera,” tegasnya. (Lim)





















Discussion about this post