
Jurnalis.co.id – PT Dharma Inti Bersama sebagai pengelola Kawasan Industri Pulau Penebang (KIPP) akhirnya menjelaskan kematian Muhammad Budiyono, seorang Tenaga Harian Lepas (THL) yang bekerja di PT Gemilang Berkah Konstruksi.
Seperti diberitakan sebelumnya, Muhammad Budiyono menghembuskan napas terakhirnya akibat kecelakaan di lokasi kerja pada Rabu, 13 Mei 2026 dini hari. Pria asal Sungai Kakap itu tewas setelah dilindas mobil perusahaan.
Klarifikasi atas meninggalnya Muhammad Budiyono disampaikan secara tertulis oleh Marsianus, Asisten Manager Human Resources PT Gemilang Berkah Konstruksi.

“Pertama, kami menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya atas meninggal dunianya almarhum Muhammad Budiyono, yang selama ini adalah bagian dari keluarga besar perusahaan dan telah memberikan kontribusi bagi proses pembangunan Kawasan Industri Pulau Penebang,” kata Marsianus melelui keterangan tertulis yang diterima redaksi, Kamis (28/5/2026).
Marsianus menuturkan, PT Gemilang Berkah Konstruksi telah menangani peristiwa kecelakaan kerja tersebut, sesuai dengan prosedur, proses dan mekanisme yang berlaku sesuai dengan ketentuan dan peraturan perundang-undangan.
“Proses pemulasaran, pengantaran dan pemakaman almarhum dilakukan oleh perusahaan dengan melibatkan pihak-pihak terkait dan keluarga,” timpalnya.
Marsianus bilang, penyelidikan peristiwa telah dilakukan sesuai mekanisme dan proses yang berlaku di Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).
“Proses restoratice justice telah dilakukan dengan dimediasi oleh pihak kepolisian dan diterima serta disepakati keluarga almarhum dan perusahaan,” terang Marsianus.
Terakhir, Marsianus mengaku, semua THL di Pulau Penebang mendapatkan jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan. Karena merupakan kewajiban semua perusahaan kontraktor untuk mendaftarkan pekerjanya.
“Dalam peristiwa meninggalnya almarhum Muhammad Budiyono, PT Gemilang Berkah Konstruksi membantu dan mendampingi keluarga almarhum dalam proses pengurusan administrasi pencairan santunan kematian dari BPJS Ketenagakerjaan,” tutup Marsianus.
Untuk diketahui, PT Gemilang Berkah Konstruksi merupakan kontraktor resmi yang bekerja di Kawasan Industri Pulau Penebang. Dan klarifikasi ini diteruskan oleh PT Dharma Inti Bersama kepada redaksi Jurnalis.co.id (dis)






















Discussion about this post