
Jurnalis.co.id – Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, membuka secara resmi Gawai Adat Dayak VI, Dewan Adat Dayak (DAD) Kecamatan Nanga Tayap di Desa Batu Mas, Senin (1/6/2026).
Pria yang juga menjabat sebagai Patih Jaga Pati Laman Sembilan Domong Sepuluh Kerajaan Hulu Aik ini mengapresiasi panitia pelaksana, Dewan Adat Dayak, tokoh Masyarakat, pemerintah desa dan seluruh elemen masyarakat, yang telah berkontribusi menyukseskan penyelenggaraan gawai adat tersebut.
Alexander yang bergelar adat Raden Cendaga Pintu Bumi Jaga Banu aini mengaku bangga melihat perkembangan pelaksanaan Gawai Dayak Nanga Tayap. Ia menilai sudah semakin baik dari tahun ke tahun. Baik dari segi penyelenggaraan maupun antusiasme masyarakat yang terus meningkat.

“Saya mengucapkan selamat dan sukses atas terselenggaranya Pekan Gawai Dayak Kecamatan Nanga Tayap yang ke 6. Dari tahun ke tahun, saya melihat pelaksanaannya semakin baik, semakin tertata, semakin meriah dan semakin ramai. Ini menunjukkan semangat masyarakat dalam menjaga dan melestarikan adat serta budaya leluhur,” ujar Alexander.
Dalam kegiatan ini, berbagai atraksi dan tradisi budaya ditampilkan sebagai rangkaian acara gawai. Salah satunya adalah permainan rakyat, Besogak, yang menurut Alexander memiliki nilai budaya unik. Bahkan layak diperkenalkan lebih luas kepada masyarakat Kabupaten Ketapang.
Alexander bilang, budaya merupakan salah satu kekuatan yang mampu menyatukan masyarakat yang hidup dalam keberagaman suku, agama, dan latar belakang sosial. Karena itu, pelestarian budaya harus terus didukung sebagai bagian dari upaya memperkuat persatuan dan kebersamaan.
“Perbedaan bukan untuk dipertentangkan, tetapi untuk dirangkai menjadi sebuah keindahan. Budaya menjadi salah satu cara kita merawat keberagaman dan memperkuat persatuan di tengah masyarakat,” lugasnya.
Bupati yang akrab disapa Alex ini berharap, pelaksanaan Gawai Adat Dayak tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya dan tradisi leluhur. Namun juga mampu mempererat tali persaudaraan serta memperkuat nilai-nilai kebersamaan di tengah masyarakat Kabupaten Ketapang. (Lim)





















Discussion about this post