
Jurnalis.co.id – Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, menerima audiensi Plt Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Ketapang, Japaham Sinaga di Pendopo Bupati Ketapang, Senin (8/6/2026).
Di pertemuan tersebut, Japaham membahas kondisi dan berbagai kebutuhan yang dihadapi Lapas Ketapang saat ini. Mulai dari persoalan infrastruktur, sistem drainase, hingga pengembangan fasilitas penunjang pembinaan warga binaan.
Menurutnya, Lapas Ketapang saat ini tengah menghadapi sejumlah keterbatasan sarana dan prasarana. Salah satu persoalan yang menjadi perhatian adalah sistem drainase di lingkungan lapas yang menyebabkan genangan air saat curah hujan tinggi.

Kondisi tersebut berdampak pada kenyamanan dan operasional pelayanan di lingkungan lapas. Selain itu, pihak Lapas juga menyampaikan rencana relokasi fasilitas klinik ke bangunan yang lebih representatif guna meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi warga binaan.
Relokasi tersebut diharapkan dapat mengoptimalkan pemanfaatan ruang yang tersedia sekaligus mendukung pelayanan yang lebih baik.
Japaham juga membeberkan soal keterbatasan ruang yang menjadi tantangan tersendiri dalam pelaksanaan program pembinaan warga binaan.
Kondisi kapasitas dan ketersediaan ruangan yang terbatas ini, membuat sejumlah program pembinaan belum dapat berjalan secara optimal sebagaimana yang diharapkan.
Mendengar berbagai hal yang disampaikan, Bupati Ketapang Alexander Wilyo mengapresiasi, atas koordinasi yang telah dibangun antara Lapas Ketapang dan Pemerintah Kabupaten Ketapang.
Menurut Alexander, sinergi antarlembaga sangat penting untuk mendukung peningkatan pelayanan publik, termasuk di lingkungan pemasyarakatan. Pada prinsipnya, Pemkab Ketapang mendukung upaya-upaya peningkatan kualitas sarana dan pelayanan di Lapas Ketapang. \
“Koordinasi dan komunikasi yang baik perlu terus dilakukan supaya berbagai kebutuhan yang ada dapat diinventarisasi dan diperjuangkan sesuai mekanisme serta ketentuan yang berlaku,” kata Alexander.
Melalui sinergisitas ini, diharapkan terjalin kolaborasi yang semakin kuat antara Pemerintah Kabupaten Ketapang dan Lapas Ketapang dalam mendukung terciptanya pelayanan pemasyarakatan yang lebih baik, humanis, serta mendukung proses pembinaan warga binaan secara optimal. (Lim)






















Discussion about this post