
Jurnalis.co.id – Meningkatnya volume lalu lintas serta kondisi medan jalan yang terjal, mengharuskan Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga Kabupaten Malang melakukan perbaikan dan pelebaran jalur alternatif penghubung, antara Desa Banjarsari Ngajum dan Desa Ngadilangkung Kepanjen.
Pelebaran jalan ini dilakukan melalui metode pengecoran pada bahu jalan untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengendara.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga Kabupaten Malang, Khairul Isnaidi Kusuma menyampaikan, ruas jalan tersebut belakangan ini semakin banyak dilalui kendaraan, baik roda dua maupun roda empat.

Karena menjadi jalur alternatif yang sering digunakan warga maupun pengunjung, jalan yang sempit dengan kemiringan yang cukup tajam dinilai berpotensi menimbulkan risiko kecelakaan. Terutama saat cuaca buruk atau saat kendaraan berpapasan.
Khairul menuturkan, pihaknya mencatat ada peningkatan signifikan pada jumlah kendaraan yang melintas di rute ini. Ditambah lagi, kondisi jalannya yang curam dan sempit.
“Maka diperlukan penanganan segera. Oleh karena itu, kami memilih metode pengecoran bahu jalan. Supaya lebar jalan bertambah. Sekaligus permukaannya menjadi lebih kuat dan tahan lama,” katanya.
Sebagaimana pengamatan media ini di lokasi, pekerjaan pelebaran tersebut dilakukan dengan memperlebar bagian bahu jalan, yang sebelumnya hanya kurang lebih dua meter. Kemudian, pada bahu jalan kini diperkuat menggunakan beton cor.
Dengan demikian, lebar efektif jalan bertambah sekitar 1 hingga 1,5 meter di kedua sisi. Sehingga memberikan ruang yang cukup bagi kendaraan untuk berpapasan, apalagi di tikungan terjal, tentunya akan aman.
Untuk diketahui, proyek pekerjaan ini telah selesai pada akhir bulan Mei 2026. Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga mengimbau pengguna jalan untuk tetap berhati-hati. Karena struktur jalan yang mudah lembab. Sebaiknya,patuhhi rambu-rambu lalu lintas yang sudah terpasang di lokasi. (Pro)






















Discussion about this post