
JURNALIS.co.id – Bupati Kubu Raya Sujiwo mengapresiasi kinerja Perumda Aneka Usaha Menanjak Bahagia yang dinilai mampu menunjukkan kinerja positif meski belum menerima penyertaan modal dari pemerintah daerah.
Hal itu disampaikan Sujiwo saat meluncurkan bisnis inti Perumda Aneka Usaha sekaligus meresmikan kantor Perumda di Kompleks Perkantoran Kabupaten Kubu Raya, Jalan Adi Sucipto, Sungai Raya, Rabu (17/6/2026).
“Ini patut kita contoh. Untuk saya, untuk Pak Sekda, untuk para ASN. Bekerja dan mengabdi tidak harus selalu menunggu anggaran dari negara,” kata Sujiwo.

Menurut Sujiwo, Perumda di bawah kepemimpinan Direktur Uray Emma Yaniaries Nelaprana telah menunjukkan terobosan dengan menyiapkan dividen meski belum mendapat penyertaan modal dari pemerintah daerah.
“Bayangkan, penyertaan modal belum tapi sudah memberikan dividen. Walaupun kecil, 5 juta atau 10 juta, ini terobosan luar biasa. Ada multiplier effect-nya untuk penyerapan tenaga kerja dan penampungan hasil bumi,” katanya.
Sujiwo mendorong Perumda Aneka Usaha untuk mengoptimalkan berbagai potensi daerah yang belum tergarap maksimal, termasuk pengelolaan Pasar Bahagia dan ruang publik Dermaraja di Rasau Jaya yang memiliki potensi pendapatan dari sektor parkir mencapai Rp25-30 juta per bulan.
“Daripada tidak terkelola dan dikelola anak-anak, lebih baik Perumda yang masuk. Keuntungannya kembali jadi dividen untuk daerah,” ujarnya.
Selain itu, sektor pariwisata juga dinilai memiliki prospek besar untuk dikembangkan. Sujiwo mengajak Perumda mengkaji pengembangan wisata Desa Batu Ampar, Kecamatan Batu Ampar, dengan dukungan investasi yang disebut siap diberikan PT BSM sebesar Rp6 miliar.
Rencananya, Perumda akan menyiapkan paket wisata motor air dengan rute Rasau Jaya, Keraton Kubu hingga Kandalia yang menawarkan wisata mangrove, bekantan, dan pesut.
“Modelnya seperti Wonosobo. Bupatinya tidak kejar PAD, tapi kejar multiplier effect. Anak muda jadi guide, UMKM jalan, homestay hidup,” jelasnya.
Untuk mendukung pengembangan usaha tersebut, Sujiwo meminta sekretaris daerah dan seluruh perangkat daerah terkait memberikan dukungan penuh kepada Perumda Aneka Usaha.
“Ada kepercayaan dan harapan besar, di situ ada tantangan. Tantangan itulah yang harus dijawab direktur,” ucapnya.
Sujiwo menilai Perumda Aneka Usaha dan Perumdam Tirta Raya menjadi harapan baru bagi Kabupaten Kubu Raya di tengah tantangan fiskal yang dihadapi daerah.
Sementara itu, untuk Perumdam Tirta Raya, ia menargetkan peletakan batu pertama Instalasi Pengolahan Air (IPA) Sungai Raya senilai Rp93 miliar dapat dilakukan pada 28 Juni mendatang. Proyek tersebut sebelumnya diperjuangkan Ketua Komisi V DPR RI Lasarus. [Sul]






















Discussion about this post