
JURNALIS.co.id – Bupati Kubu Raya, Sujiwo, mengajak masyarakat menjadikan peringatan Hari Berkabung Daerah Provinsi Kalimantan Barat sebagai momentum untuk mengenang Tragedi Mandor sekaligus meneruskan semangat perjuangan para pahlawan melalui karya nyata bagi daerah dan bangsa.
Dalam amanatnya, Sujiwo mengingatkan masyarakat agar tidak melupakan sejarah kelam Tragedi Mandor yang merenggut puluhan ribu nyawa tokoh masyarakat, pejuang, dan cendekiawan Kalimantan Barat pada masa pendudukan Jepang.
“Sejarah mencatat ribuan nyawa rakyat Kalimantan Barat melayang akibat kebiadaban penjajah Jepang. Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya. Bung Karno juga mengingatkan kita dengan pesan ‘jas merah’: jangan sekali-kali melupakan sejarah,” ujar Sujiwo saat memimpin Upacara Peringatan Hari Berkabung Daerah Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2026 di halaman Kantor Bupati Kubu Raya, Senin (29/6/2026).

Ia menegaskan penghormatan kepada para pahlawan tidak cukup diwujudkan melalui upacara semata, tetapi juga dengan mengirimkan doa sebagai bentuk penghargaan atas jasa dan pengorbanan mereka.
“Ketika kita menundukkan kepala, jangan hanya sekadar menunduk. Kirimkan doa terbaik kepada para pahlawan kita agar Allah menerima seluruh amal baik mereka. Karena tanpa pengorbanan mereka, republik ini tidak akan pernah ada,” katanya.
Menurut Sujiwo, semangat perjuangan para pahlawan harus dilanjutkan melalui pengabdian sesuai bidang masing-masing.
Aparatur pemerintah diminta memberikan pelayanan terbaik, sedangkan masyarakat diharapkan berperan aktif mendukung pembangunan daerah.
“Perjuangan hari ini bukan lagi mengangkat senjata. Perjuangan kita sekarang adalah mengabdi kepada rakyat, membangun daerah, menciptakan kesejahteraan, dan menjaga persatuan. Itulah makna meneruskan perjuangan para pahlawan,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa keberhasilan pembangunan membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat, bukan hanya pemerintah.
“Kita ingin Kubu Raya menjadi daerah yang asri, bersih, sehat, aman, dan indah. Itu tidak akan tercapai tanpa peran masyarakat. Pemerintah dan rakyat harus berjalan beriringan,” pungkas Sujiwo.
Peringatan Hari Berkabung Daerah di Kubu Raya menjadi pengingat penting agar nilai-nilai perjuangan para pahlawan terus diwariskan dan diwujudkan melalui semangat persatuan, pelayanan kepada masyarakat, serta partisipasi aktif dalam pembangunan daerah. (Sul)






















Discussion about this post