
JURNALIS.co.id – Proyek pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Pagak terus dikebut dan ditargetkan rampung pada akhir Desember 2026.
Setelah beroperasi, infrastruktur yang dibangun Kementerian Pekerjaan Umum RI tersebut akan memasok air bersih bagi lima kecamatan di wilayah selatan Kabupaten Malang.
Direktur Utama Perumda Air Minum Kabupaten Malang, Syamsul Hadi, mengatakan pihaknya telah melakukan peninjauan ke lokasi pengambilan air baku dan instalasi pengolahan guna memastikan seluruh tahapan pembangunan berjalan sesuai jadwal.

“Kami sudah melakukan peninjauan langsung ke titik pengambilan air baku dan instalasi pengolahan untuk memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai jadwal. Sesuai komitmen, kami menargetkan seluruh konstruksi dan uji coba operasional selesai sepenuhnya insyaallah pada akhir Desember 2026,” ujarnya, Rabu (1/7).
SPAM Pagak akan meningkatkan kapasitas pasokan air dari semula 10 liter per detik menjadi 240 liter per detik.
Layanan tersebut akan menjangkau Kecamatan Kepanjen, Pagak, Bantur, Donomulyo, dan Kalipare.
Empat kecamatan selain Kepanjen selama ini kerap mengalami kesulitan memperoleh air bersih, terutama saat musim kemarau.
Kondisi tersebut membuat sebagian warga bergantung pada distribusi air menggunakan tangki maupun sumur dengan kedalaman yang cukup jauh.
Syamsul menjelaskan kapasitas produksi SPAM Pagak dirancang sebesar 150 liter per detik dan diproyeksikan mampu melayani lebih dari 24 ribu sambungan rumah.
“Semula rencananya hanya diperuntukkan untuk memenuhi kebutuhan air di SMA Taruna Nusantara, ternyata SPAM Pagak ke depan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat di sekitar wilayah Kecamatan Pagak dan sekitarnya. Selain memenuhi kebutuhan rumah tangga, fasilitas ini juga akan mendukung aktivitas fasilitas umum seperti sekolah, puskesmas, serta usaha mikro kecil menengah di wilayah tersebut,” jelasnya.
Pembangunan SPAM Pagak dilaksanakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum RI dengan anggaran sekitar Rp60 miliar.
Hingga saat ini progres pekerjaan telah mencapai 42 persen, meliputi pembangunan bangunan pengambilan air baku dan pengadaan pipa transmisi.
Pemerintah Kabupaten Malang berharap proyek strategis tersebut dapat menjadi solusi jangka panjang terhadap persoalan ketersediaan air bersih sekaligus mendukung peningkatan kesehatan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi di kawasan selatan setelah mulai beroperasi.(pro)






















Discussion about this post