
JURNALIS.co.id – Pemerintah Kabupaten Ketapang terus mengupayakan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui optimalisasi potensi sektor transportasi dan logistik.
Upaya tersebut disampaikan dalam kunjungan kerja ke Kementerian Perhubungan Republik Indonesia beberapa waktu lalu.
Dalam pertemuan dengan Direktur Kepelabuhanan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut dan Direktur Lalu Lintas Jalan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Wakil Bupati Ketapang Jamhuri menyampaikan sejumlah usulan strategis.

Usulan tersebut meliputi pemanfaatan aset pelabuhan, pengelolaan alur sungai, serta penguatan pengawasan angkutan komoditas perkebunan dan pertambangan.
Salah satu usulan yang diajukan yakni alih fungsi pelabuhan penyeberangan menjadi pelabuhan umum atau terminal khusus agar dapat dimanfaatkan investor sebagai jalur logistik.
“Selain menghidupkan aset daerah, langkah ini dinilai berpotensi meningkatkan penerimaan daerah dan mendorong pertumbuhan ekonomi,” cetus Jamhuri di hadapan dua Direktur Kemenhub.
Pemkab Ketapang juga mendorong kejelasan regulasi terkait pengelolaan alur sungai yang mengalami pendangkalan.
Dengan dukungan regulasi dan investasi pengerukan, aktivitas logistik sungai diharapkan mampu memberikan kontribusi terhadap peningkatan PAD.
Selain itu, Jamhuri mengangkat tingginya mobilitas angkutan komoditas unggulan yang berdampak pada meningkatnya kebutuhan pemeliharaan dan penguatan infrastruktur jalan daerah.
Melalui pertemuan tersebut, Pemerintah Kabupaten Ketapang juga menjajaki peluang regulasi yang memungkinkan adanya kontribusi dunia usaha dalam mendukung pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur sesuai ketentuan yang berlaku. (Lim)






















Discussion about this post